Medali yang Digunakan Saat Olimpiade Tokyo Akan Dibuat Dari Smartphone Bekas

Reporter : | 22 Agu, 2016 - 11:13 pm WITA

Smartphone , Olimpiade , Olimpiade Tokyo

(foto: rio2016.com)

MANADOTODAY.CO.ID – Menurut situs Jepang, Nikkei, penyelenggara Tokyo Summer Olympic Games (Olimpiade) 2020, ingin sumber daya mentah yang digunakan untuk memproduksi medali emas, perak, dan perunggu, berasal dari bahan daur ulang yang ditemukan dalam jutaan smartphone dan alat elektronik lain yang dibuang di negara tersebut. Ketiga logam mulia itu┬ádigunakan pada berbagai komponen alat elektronik, karena konduktivitasnya dan mudah untuk dibentuk.

Saat Olimpiade 2012 di London, penyelenggara menggunakan 9.6kg emas, 1,210kg perak, dan 700kg tembaga untuk dibuat menjadi medali, meskipun sumber daya saat ini sudah semakin mahal, namun hal itu tampaknya tidak akan membuat Jepang kesulitan, karena pada tahun 2014 negara sakura menghasilkan 143kg emas, 1,566kg perak, dan 1.112 ton tembaga dari limbah elektronik.

Fakta yang menarik adalah jumlah emas dan perak yang ditemukan di limbah elektronik Jepang merupakan 16% sampai 22% dari total cadangan dunia.

Sekitar 650.000 ton peralatan elektronik dibuang di Jepang setiap tahun, dengan negara tersebut hanya mengumpulkan sekira kurang dari 100.000 ton. Sebagian besar logam yang didaur ulang digunakan untuk membuat alat elektronik baru.

Baca Juga :

Leave a comment