Ibu Aborsi Janin Setelah Ketahui Calon Bayinya Memiliki ‘Ekor’

Reporter : | 12 Agu, 2016 - 2:05 pm WITA

Yichang City, china,  sirenomelia, Sindrom Putri Duyung

(foto: CEN)

MANADOTODAY.CO.ID РSeorang wanita muda 23 tahun tega mengaborsi janinnya yang sudah berusia enam bulan setelah dokter mengatakan bahwa bayinya mungkin akan mirip seperti putri duyung.

Scan yang dilakukan di Pusat Kesehatan Perempuan dan Anak di Yichang City, Provinsi Hubei, China, menunjukkan bahwa janin telah mengembangkan pertumbuhan ekor, juga tidak memiliki kandung kemih dan hatinya terhambat, menurut laporan yang dikutip dari Mirror.

Dokter di rumah sakit mengatakan kepada Wu, ‘janin menderita kondisi langka yang dikenal sebagai sirenomelia, atau “Sindrom Putri Duyung”.

Ini adalah kelainan bawaan langka di mana kedua kaki menyatu, mirip ekor putri duyung.

Wu memutuskan untuk mengaborsi setelah spesialis memperkirakan bahwa bayi hanya akan bertahan beberapa jam setelah lahir.

Penyebab di balik Sindrom putri duyung masih menjadi misteri dan dikatakan terjadi hanya sekali dalam setiap 100.000 kehamilan.

Shiloh Pepin dari Amerika yang dijuluki “Mermaid Girl”, merupakan salah satu kasus sirenomelia paling terdokumentasi di dunia. Meskipun menjalani 150 operasi, Pepin meninggal pada tahun 2009 dia usia 10 tahun.

Baca Juga :

Leave a comment