Dua Pemuda Jual Sepeda Dari Bambu, Tahan Tempuh Jarak Hingga 2,500 km

Reporter : | 11 Agu, 2016 - 10:56 pm WITA

Bambu. Sepeda Bambu, Bambu Tonkin, china

(foto: Sina News)

MANADOTODAY.CO.ID – Pernah mengendarai sepeda yang terbuat dari bambu? mungkin Anda berpikir, mana mungkin bambu dapat menopang berat badan manusia saat sedang melaju di jalan, apalagi jika jalannya tidak rata. Namun, dua pemuda dari Chengdu, provinsi Sichuan, China, telah membuktikan daya tahan sepeda bambu buatan mereka dengan menempuh jarak 2,500 km dari Chengdu ke Lhasa, Tibet.

Menurut Sina News, Abu dibesarkan di Tibet dan menjadi insinyur desain setelah lulus dari universitas, tapi ia segera berhenti dari pekerjaannya untuk fokus pada hobinya, traveling. Pada tahun 2011, ia mulai agen perjalanan sendiri. Abu kemudian bertemu dengan wisatawan yang ingin membuat sepeda sendiri. Akhirnya, ia mendapat ide untuk membuat sebuah sepeda bambu dan mulai membuat ide menjadi kenyataan dengan bermitra bersama Jake, yang memiliki toko sepeda.

Sepeda bambu tidak terlihat berbeda dari sepeda lain, kecuali rangka dan setang terbuat sepenuhnya dari bambu.

Jika Anda ingin membuat sepeda bambu, langkah pertama dan paling penting adalah memilih bambu yang tepat. Setelah membandingkan puluhan jenis bambu, Abu akhirnya memutuskan bahwa jenis terbaik adalah Bambu Tonkin dari Guangdong yang berusia 3 sampai 5 tahun.

Bambu. Sepeda Bambu, Bambu Tonkin, china

(foto: Sina News)

Langkah kedua adalah melindungi bambu dari jamur, hama dan keretakan. Untuk melakukan hal ini, bambu dipanggang dengan panas 100 sampai 150 derajat Celcius dan ditutupi dengan lapisan minyak. Setelah itu, Abu mengatakan bahwa bambu tidak akan hancur meski seseorang dapat berdiri di atasnya

Bulan Maret tahun ini, Abu dan Jake telah mengirimkan sepeda bambu ke Eropa untuk pengujian, dan sangat senang mendengar bahwa sepeda memenuhi standar sepeda Eropa. Dalam rangka untuk lebih menguji daya tahan, Abu memutuskan bersepeda ke Lhasa. Dia berangkat dari Chengdu pada 3 Mei dan akhirnya sampai ke Istana Potala setelah 30 hari bersepeda.

Baca Juga :

Leave a comment