Terbukti Tidak Bersalah Setelah Dipenjara 14 Tahun, Perawat Terima Rp 3,40 Miliar

Reporter : | 10 Agu, 2016 - 11:30 pm WITA

Qian Renfeng, Yunnan, China,

Qian Renfeng (foto: Weibo)

MANADOTODAY.CO.ID – Qian Renfeng, mantan perawat dari provinsi Yunnan, China, mendapat uang kompensasi sebesar 1,72 juta yuan atau sekira Rp 3,40 miliar, setelah mendekam di penjara selama 14 tahun atas kejahatan yang tidak dia lakukan.

Menurut CNR.cn, pengadilan menyatakan bahwa pengakuan Qian dibuat karena paksaan dan dia tidak bertanggung jawab atas pembunuhan yang terjadi pada Februari 2002.

Qian bekerja sebagai perawat di sebuah TK setempat. Salah satu tugasnya adalah menyiapkan makanan untuk anak-anak setiap hari. Pada tanggal 22 Februari 2002, seorang balita jatuh sakit dan meninggal karena keracunan makanan, dua anak lainnya juga dilarikan ke rumah sakit. Qian kemudian “mengaku” bahwa ia telah dicampur racun tikus ke dalam makanan anak-anak.

Pada 3 September 2002, pengadilan setempat menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup padanya. Qian mencoba mengajukan banding atas putusan sampai ke Mahkamah Agung Yunnan, tapi semua permohonan gagal dan dia telah menghabiskan 14 tahun terakhir di balik jeruji besi.

Namun, Qian yang tidak pernah berhenti berjuang untuk mendapatkan kembali kebebasannya, akhirnya, pada bulan Mei 2015, kejaksaan Yunnan menemukan ada kurangnya bukti yang mendukung pengakuannya, dan menyarankan Mahkamah Agung harus menyelidiki kembali kasus. Setelah diselidiki kembali, Mahkamah Agung juga menemukan kurangnya bukti dan Qian dibebaskan akhir tahun lalu.

Pada bulan Juni tahun ini, Qian meminta kompensasi untuk waktu yang dia habiskan di balik jeruji besi dari Mahkamah Agung Yunnan. Dan Qian akhirnya menerima 1,72 juta yuan atau sekira Rp 3,40 miliar sebagai kompensasi.

Baca Juga :

Leave a comment