Pengusaha China Rubah Pesawat Boeing 737 Jadi Sebuah Restoran Unik

Reporter : | 03 Agu, 2016 - 9:55 pm WITA

Boeing 737, Restoran pesawat, Lilly Airways,  Li Liang ,Batavia Air

Rumah makan “Lilly Airways” (foto: VCG)

MANADOTODAY.CO.ID – Restoran pesawat pertama di China baru-baru ini telah diresmikan di Wuhan. Dinamakan “Lilly Airways”, restoran unik terletak di sebuah Boeing 737 tua.

Pengusaha Li Liang memperoleh pesawat tersebut dari maskapai Indonesia Batavia Air pada Mei 2015, tapi harus menunggu enam bulan menjalani prosedur khusus agar pesawat dapat dikirim ke China.

“Pembongkaran, pelabuhan, pengiriman, izin usaha, isini perdagangan … semua prosedur ini tidak pernah dilakukan oleh siapa pun sebelumnya, yang berarti saya harus melaluinya satu per satu,” kata Li kepada China Daily, sambil menambahkan bahwa Boeing 737 harus dibongkar total dengan waktu pengiriman empat bulan dari Indonesia ke Wuhan, China.

Pesawat harus dibongkar kemudian dikemas dalam sekira 70 kontainer dan dikirim beberapa kali, membuat pengusaha eksentrik itu harus mengeluarkan uang sebesar 3 juta yuan atau sekira Rp 5,9 miliar, ditambah 5 juta yuan atau sekira Rp 69,5 miliar untuk membeli pesawat.

Selain tempat makan, kokpit telah diubah menjadi alat simulator terbang sehingga para pelanggan dapat merasakan bagaimana rasanya mengendarai sebuah pesawat.

Li mengatakan bahwa makan malam di Lilly Airways akan dikenakan biaya 200 – 300 yuan (Rp 400 ribu – Rp 600 ribu) per orang, sedangkan jika ingin mencoba alat simulator harus mengeluarkan dana 300 – 400 yuan (Rp 600 ribu – Rp 800 ribu).

Baca Juga :

Leave a comment