Siswa SMA Ciptakan Vending Machine yang Rubah Botol Plastik Jadi Casing Smartphone

Reporter : | 25 Jul, 2016 - 10:50 pm WITA

Vending Machine, Casing Smartphone,  MyProAction

(foto: MyProAction/Facebook)

MANADOTODAY.CO.ID – Sekelompok siswa SMA dari Italia, telah menciptakan vending machine atau mesin penjual otomatis mengagumkan yang bisa merubah botol plastik menjadi casing smartphone berkat printer 3D yang tertanam di dalamnya.

Banyak orang menyerukan aksi menyelamatkan planet dan membuat dunia lebih bersih untuk generasi selanjutnya, tetapi kenyataannya, beberapa orang memerlukan dorongan materialistik untuk benar-benar peduli terhadap lingkungan. Ini adalah kenyataan yang menyedihkan, tetapi sekelompok anak-anak telah datang dengan sebuah penemuan cerdas yang mungkin dapat menarik lebih banyak orang muda untuk terlibat dalam daur ulang limbah – mesin penjual otomatis yang memakan sampah plastik dan mengubahnya menjadi casing stylish untuk berbagai model smartphone.

Marco Tomasello, Daniele Caputo, Vincenzo Virruso, Vittorio Maggiore, Toni Taormina dan guru mereka Daniela Russo, sedang mencari cara yang efisien untuk membuat para anak-anak muda untuk lebih terlibat dalam konservasi lingkungan ketika ide tentang mesin MyProAction muncul. Bentuknya seperti mesin penjual otomatis normal, namun bukan uang yang diterima, melainkan botol plastik dan sebagai imbalannya Anda akan menerima casing smartphone sesuai yang tersedia.

Vending Machine, Casing Smartphone,  MyProAction

(foto: MyProAction/Facebook)

Perangkat ini akan memecah sampah plastik menjadi butiran kecil yang kemudian akan digunakan oleh printer 3D untuk menciptakan berbagai desain casing. Tidak jelas apakah casing dapat diciptakan dengan cepat, karena biasanya proses pembuatan 3D dapat memakan waktu yang lama. Namun, konsepnya sangat keren, dan bisa sangat populer di sekolah-sekolah dan tempat-tempat di mana pemuda biasanya nongkrong. Memberi beberapa botol plastik kosong dan Anda mendapatkan casing smartphone, tampaknya merupakan kesepakatan yang tidak bisa Anda tolak.

Lima siswa tersebut mengatakan kepada Upworthy bahwa mereka tidak tahu proyek sekolah mereka akan menjadi kenyataan. Mereka saat ini memiliki empat prototipe dan mencari mitra distribusi untuk diproduksi secara massal.

Baca Juga :

Leave a comment