Warga China Beramai-ramai Hancurkan iPhone Milik Mereka Sendiri

Reporter : | 20 Jul, 2016 - 8:36 pm WITA

MANADOTODAY.CO.ID – Setelah Mahkamah Internasional di Den Haag memutuskan bahwa China tidak memiliki klaim historis di Laut Cina Selatan dan telah melanggar kedaulatan Filipina dengan mengeksplorasi sumber daya, warga China mulai menunjukkan dukungan untuk negara mereka dengan memboikot produk Amerika seperti Apple dan KFC.

Segera setelah putusan dilaporkan oleh jaringan berita nasional, foto dan video yang menunjukkan warga China menghancurkan iPhone muncul di media sosial China. Amerika Serikat dipandang sebagai sekutu kuat Filipina, dan karena iPhone Apple merupakan produk Amerika, smartphone yang tidak bersalahpun menjadi target utama untuk melampiaskan kemarahan.

China , iPhone , boikot produk Amerika

(foto: Weibo)

Shanghaiist melaporkan bahwa penghancuran iPhone dimulai setelah sejumlah patriot China mulai mendorong orang-orang untuk memboikot barang-barang dari negara yang mendukung putusan tersebut.

“Mari kita semua mulai memboikot hari ini. Jangan membeli barang dari Korea Selatan, Jepang, Amerika dan Filipina. Jangan pergi ke sana. Saya tidak bisa bertempur di garis depan, tapi saya tidak akan menjadi warga negara bodoh yang menyediakan peluru bagi musuh, ” salah satu nitizen menulis di situs medsos miliki China, Weibo.

Pesan-pesan mulai bertebaran di Weibo, seperti “Keluarkan iPhone Anda, jika Anda tidak menghancurkannya, Anda bukanlah orang China,” dan foto-foto yang memperlihatkan iPhone yang hancur mulai bermunculan, bahkan ada yang mengupload video iPhone dirusak dengan menggunakan palu.

Merespon tindak warga, kantor berita milik negara, Xinhua, mengeluarkan pesan untuk mendesak orang-orang agar tidak melampiaskan kemarahan mereka pada properti pribadi, mencela tren sebagai tindakan patriotisme yang “tidak rasional” .

Beberapa warga China yang tidak ambil bagian dalamĀ aksi tersebut memposting bahwa meskipun mereka mendukung negara mereka, tidak ada gunanya menghancurkan iPhone karena mereka telah mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membelinya.

Ini bukan pertama kalinya warga China menghancurkan produk yang dibuat di negara-negara yang mereka membenci, sebagai bentuk protes. Beberapa tahun yang lalu, saat sengketa wilayah dengan Jepang atas Kepulauan Diaoyu, orang-orang mulai turun ke jalan untuk menghancurkan mobil-mobil Jepang.

Baca Juga :

Leave a comment