Setiap Ada Warga yang Meninggal di Desa Ini Akan Digantikan Dengan Boneka

Reporter : | 05 Jul, 2016 - 2:28 pm WITA

Nagoro, Jepang selatan,Tsukimi Ayano

(foto: Roberto Maxwell/Rex)

MANADOTODAY.CO.ID – Seorang wanita Jepang telah menggantikan manusia di desanya dengan boneka ketika mereka mati.

Populasi boneka di Nagoro, Jepang selatan, sekarang telah melebihi jumlah penduduk yang mendiami desa yang tersembunyi gunung terpencil tersebut.

Tsukimi Ayano sudah bertahun-tahun menenun lebih dari 350 boneka untuk mengenang orang-orang yang sudah mati, The Sun melaporkan.

Wanita 67 tahun itu mengatakan: “Sejak saya mulai menenun boneka, saya tidak lagi sendirian. Setiap hari ada yang datang untuk mengunjungi saya. ”

Nagoro, Jepang selatan,Tsukimi Ayano

(foto: Roberto Maxwell/Rex)

Wartawan asal Brasil Roberto Maxwell mengunjungi Nagoro untuk bertemu wanita penenun boneka tersebut.

Dalam Foto-fotonya, terlihat boneka-boneka yang berkerumun di pemberhentian bus, ruang keluarga atau bahkan di tepi jalan.

Tsukimi tidak hanya membuat boneka almarhum tetangga atau teman-temannya, tetapi juga dari keluarganya sendiri.

Desa boneka telah membuat Roberto penasaran, membuatnya tertarik akan budaya tradisional, masyarakat lokal dan imigrasi.

“Boneka ada di mana-mana,” ungkap Roberto. “Mereka mewakili kehidupan sehari-hari desa, yang sempat masuk dalam masa keemasan saat pembangunan bendungan.”

Baca Juga :

Leave a comment