Tempuh Jarak 2,8 Miliar Kilometer Selama 5 Tahun, ‘Juno’ Akhirnya Tiba di Jupiter

Reporter : | 05 Jul, 2016 - 1:40 pm WITA

Jupiter, juno, NASA

(foto: NASA)

MANADOTODAY.CO.ID – Pesawat ruang angkasa bertenaga surya yang meninggalkan Bumi lima tahun lalu akhirnya tiba di tujuan dengan selamat setelah memasuki orbit planet Jupiter.

Juno, pesawat ruang angkasa milik NASA tersebut menembakkan mesin roket utamanya pada pukul 04:18 waktu BST, lalu memperlambat diri ke kecepatan 165.000 mph (265.000 kph), cukup untuk memasuki orbit planet raksasa tersebut.

Stasiun ruang angkasa bersorak dan bertepuk tangan setelah orbit dikonfirmasi.

Selama misi eksplorasi, Juno akan mengelilingi Jupiter sebanyak 37 kali. Setelah mengakhiri misinya pada tahun 2018, pesawat ruang angkasa tersebut akan menghancurkan dirinya sendiri dengan masuk ke atmosfer Jupiter – pengorbanan ini diperlukan untuk mencegah kemungkinan Juno akan menabrak bulan yang berpotensi mempunyai hunian.

Jika berhasil, para ilmuwan untuk pertama kalinya dapat melihat dengan jelas apa sebenarnya yang terdapat di bawah atmosfer Jupiter, dan membantu membuka rahasia tentang bagaimana tata surya terbentuk.

Planet kelima dari matahari, Jupiter, dikenal sebagai bola gas raksasa – terdiri dari hidrogen dan helium – tidak berbatu seperti Bumi dan Mars.

Dengan awan yang menggelembung, Jupiter diduga sebagai adalah planet ekstrim pertama yang terbentuk, tak lama setelah matahari. Membuka sejarahnya yang mungkin merupakan petunjuk untuk memahami bagaimana bumi dan seluruh sistem tata surya terbentuk.

Juno membawa misi untuk mencari tau berapa banyak air yang ada, Apakah ada inti yang solid, serta mengapa kutub utar dan selatan Jupiter merupakan yang paling terang dalam sistem tata surya.

Perjalanan ke Jupiter, yang memakan waktu hampir lima tahun dan menjelajahi ruang angkasa sejauh 2,8 miliar kilometer.

Baca Juga :

Leave a comment