Eman: Pertahankan WTP, Perkecil Tingkat Kesalahan Administrasi dan Pelaporan Keuangan

Reporter : | 16 Jun, 2016 - 11:02 pm WITA

Para pejabat peserta Rakorev Keuangan

Para pejabat peserta Rakorev Keuangan

TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menegaskan, mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidaklah mudah. Apalagi WTP murni. Untuk itu, ia meminta agar seluruh SKPD memperkecil tingkat kesalahan administrasi dan pelaporan keuangan.

Hal ini dikatakan Eman pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Keuangan yang dilaksanakan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah (PPKBMD) di Aula Lantai III Kantor Wali Kota Tomohon Kamis (16/6/2016).

Menurut wali kota, dinamika perkembangan lingkungan strategis yang tercemin dalam kondisi umum dan obyektif, mendorong perlu adanya pemantapan pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa.

‘’Pemerintah Kota Tomohon terus berupaya meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah. Meningkatnya investasi dan kemampuan fiskal daerah yang kompetitif secara langsung akan mendorong kita untuk terus tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan, serta efisien dalam pemanfaatan APBD,’’ ungkap Eman.

Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)  Sihar Panjaitan AK MM CA CFrA QIA yang turut hadir dalam Rakorev mengatakan, dalam proses yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan di setiap daerah, pihaknya tentunya memberikan tuntunan, pemahaman atau metode bagaimana cara untuk mengelola keuangan dengan baik dan benar.

Wali Kota Tomohon dan BPKP

Wali Kota Tomohon dan BPKP

Sehingga wujud dari kesemua itu, ketika pemerintah daerah melaksanakan pengelolaan keuangan sesuai dengan aturan yang berlaku dipastikan akan dengan mudah memperoleh opini yang baik dari pihak BPK-RI dalam hal pengelolaan keuangan.

Sebelumnya Kepala Dinas DPPKBMD Dr Juliana D Karwur Mkes MSi mengungkapkan, Rakorev ini dilaksanakan guna memantapkan koordinasi dan keterpaduan program yang bertujuan untuk mendorong pengelolaan APBD yang sehat, efisien, efektif serta dalam rangka mendorong penyerapan APBD yang optimal dan tepat waktu.

Hadir dalam kegiatan ini Tim BPKP perwakilan Sulut masing-masing Agus Catur Hartanto, bersama Agus Widodo, PT Taspen Manado Theresia Lumingkewas sebagai Kabid Pelayanan dan Manfaat, Marwan Tahumil sebagai Account Officer.

Hadir sebagai peserta para SKPD jajaran Pemerintah Kota Tomohon termasuk para PPK, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan serta Pengurus dan Penyimpan Barang SKPD. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment