Karena Jalani Cinta Terlarang, Ibu Bakar Anak Perempuannya Hidup-hidup

Reporter : | 09 Jun, 2016 - 10:29 pm WITA

Hassan Khan, suami Zeenat Rafique (foto: CNN)

Hassan Khan, suami Zeenat Rafique (foto: CNN)

MANADOTODAY.CO.ID – Seorang wanita muda Pakistan masih dalam keadaan hidup ketika polisi mengatakan ibu dan kakaknya membakarnya karena lari dengan pacarnya, Geo News melaporkan.

Otopsi yang dirilis pada Kamis mengatakan Zeenat Rafique, 18, memiliki jejak asap di saluran pernapasan, menunjukkan dia masih hidup ketika dibakar.

Rafique juga dicekik, menurut hasil otopsi mengatakan, menurut Geo News.

Wanita muda itu dimakamkan oleh suaminya, Hassan Khan, yang berusia 19 tahun.

Tragisnya, keluarga Rafique menolak untuk menerima mayat keluarganya sendiri.

Shahida Bib ibu mertua Rafique, mengatakan Rafique dan anaknya diam-diam berpacaran selama lima tahun. Pasangan itu bertemu di sekolah dan menikah pada 29 Mei.

BACA JUGA:

Warna Ini Resmi Jadi Warna Paling Jelek di Dunia

Parahnya Kacanduan Internet di Cina, Ada yang Gunakan Popok Agar Tidak Perlu ke Toilet

Lima Ide Besar yang Berhasil ‘Mengubah’ Dunia

Tidak Tau Ada 12 Tentara Elit yang Sedang Makan, Dua Pria Nekat Rampok McDonald

Fakta Tentang Parkinson, Penyakit yang Bunuh Legenda Tinju Muhammad Ali

Gunakan ‘Celana SpongeBob’, Pemain Sepak Bola Ini Terancam Diskors Enam Bulan

Setelah kawin lari, dia pindah. Tapi Rafique kembali ke rumah keluarganya di Lahore karena dia pikir bisa berdamai dengan keluarganya, kata perwakilan polisi, Punjab Nabeela Ghazanfar.

Namun diluar perkiraan, ketika Rafique tiba di rumah keluarganya, ibu dan kakaknya mengikat wanita malang tersebut ke tempat tidur, menuangkan bensin dan lalu membakarnya, kata Ghazanfar, pejabat polisi.

Ibu kandung Rafique, Parveen Bibi, menyerahkan diri ke pihak berwenang dan mengatakan tidak menyesali tindakannya, kata polisi.

Kakaknya, Ahmer Rafique, Sedang pengejaran polisi.

“Kami mencari kakaknya, karena seorang wanita tua tidak dapat melakukan tindakan ini sendirian. Harus ada yang membantunya,” kata Ghazanfar.

Sekitar 1.100 wanita dibunuh oleh keluarganya sendiri di Pakistan tahun lalu, menurut independen Komisi Hak Asasi Manusia independen di negara tersebut.

Baca Juga :

Leave a comment