Lima Ide Besar yang Berhasil ‘Mengubah’ Dunia

Reporter : | 08 Jun, 2016 - 1:26 pm WITA

MANADOTODAY.CO.ID – Kita menggunakan ponsel, mengemudi mobil, menjelajahi internet dan hal modern lain. Namun, kita melakukan hal-hal tersebut tanpa berpikir adanya seseorang yang pertama kali datang dengan ide tersebut.

Feminisme, humanoid, internet dan drone, hanya beberapa contoh ide yang berhasil mengubah dunia. Dunia kita saat ini adalah campuran dari pengetahuan masa lalu, aplikasi modern dan penemuan yang menunggu untuk dibuat. Berikut adalah 5 pikiran-pikiran radikal yang akhirnya membentuk jalan hidup kita dikutip dari News.com.au.

1. Feminisme

Apakah benar-benar ada ruang untuk feminisme di Eropa Abad Pertengahan? Di tengah pemerintahan Gereja dan kekangan sistem kasta feodal, percikan ide pasti dapat ditemukan. Butuh seorang janda 25 tahun yang tinggal pada tahun 1400-an di Venice untuk menempatkan pena di atas kertas dengan ide radikal bahwa seorang wanita bukan makhluk yang rendah.

Christine de Pizan berhasil menafkahi dirinya sendiri dan keluarganya dengan bekerja sebagai penulis – wanita Eropa pertama yang diketahui mampu melakukan hal tersebut. Pada tahun 1405 bukunya “The Book of the City of Ladies”, mungkin tidak masuk dalam daftar buku terlaris. Tapi hal itu membuat status wanita setara dengan laki-laki untuk pertama kalinya dalam sejarah Eropa. Efeknya terasa sampai tahun 1902, ketika Australia menjadi negara pertama yang memungkinkan perempuan untuk memilih dan dipilih masuk dalam parlemen.

2. Drone

Mereka bisa digunakan untuk membunuh orang, atau bahkan bisa digunakan untuk sekedar bersenang-senang. Drone sekarang hampir bisa ditemukan di mana-mana. Tapi apakah Anda tau gagasan dari mesin terbang yang dikendalikan dengan remote sebenarnya sudah ada selama lebih dari satu abad. Pada tahun 1894, Lawrence Hargrave yang berasal dari Australia membuat drone pertama ketika ia memasang mesin kecil ke sebuah benda kotak yang dikendalikan dengan remote kontrol berkabel. Pada Perang Dunia I, idenya telah berevolusi menjadi pesawat tak berawak.

Idenya kemudian tidak pernah terdengar lagi sampai pada tahun 1990-an, drone berkemampuan tempur seperti Predator muncul, menjadi salah satu senjata paling menakutkan di dunia. Dan sekarang, versi yang dilengkapi kamera kecil yang berdengung di sekitar taman dan halaman belakang kita – banyak dikendalikan oleh smartphone.

BACA JUGA:

Warna Ini Resmi Jadi Warna Paling Jelek di Dunia

Waktu yang Tepat Bagi Anda Untuk Berhenti Mencintai Seseorang

Pasukan Bebek Berjumlah 900 Ekor Ini Bantu Perkebunan Anggur Bebas dari Hama

Ini yang Akan Terjadi Jika Manusia Menghilang Dari Muka Bumi

Lakukan Lima Hal Ini Sebelum Jam 9 Pagi dan Anda Akan Lebih Sehat

Cegah Terorisme, Negara Ini Buka Klinik Khusus Untuk Pecandu Facebook

3. Lensa kontak

Kacamata mata pertama diciptakan di Italia, sekitar tahun 1286. Tapi untuk ide lensa yang melekat pada mata baru diciptakan oleh Rene Descartes, pada tahun 1632. Berdasarkan penelitian Leonardo da Vinci, yang mencatat bagaimana segelas penuh air bisa memperjelas penglihatan, Descartes mengusulkan tabung kaca – diisi dengan cairan – dapat dibentuk untuk memperbaiki penglihatan.

Hingga pada tahun 1887, lensa mata pertama dikembangkan di Jerman. Sebuah langkah yang besar datang pada tahun 1936 ketika kaca mulai digantikan oleh plastik. Tapi rantai penyempurnaan akhirnya sampai kepada ahli kimia dari Ceko, Otto Wichterle dan Drahoslav Lim yang mengusulkan penggunaan lensa soft gel pada tahun 1959.

4. Kabel internet

Pada tahun 1823, Francis Reynolds, meletakkan kabel kaca sepanjang 16km. Impuls listrik bisa mengubah dial jam ke huruf alfabet tertentu. Pada tahun 1832, seorang Rusia bernama Pavel Schilling, menggunakan ide tersebut untuk mengirimkan data menggunakan bahasa biner. Dan pada 1838 bentuk modifikasi dari biner, Kode Morse, muncul di AS dan jaringan kabel mulai melingkari dunia.

5. Robot humanoid

Raja Philip II dari Spanyol, menugaskan pembuat jam, Juanelo Turriano, pada tahun 1562 untuk “membuat keajaiban” dengan tujuan memuji Tuhan setelah anaknya yang sakit, secara ajaib sembuh setelah didoakan.

Dan lahirlah ‘clockwork monk’, mekanisme internal yang kompleks dengan roda gigi dan pegas. Robot ini bisa bergerak membentuk posisi berdoa. Gagasan manusia buatan telah mencengkeram imajinasi manusia selama berabad-abad, meskipun robot humanoid yang dapat berfungsi penuh masih tetap pada titik realitas.

Baca Juga :

Leave a comment