Jadi Panelis Seminar Politik Gereja GPI-GMIM, Bupati JWS Pertegas Komitmen Pelayanan

Reporter : | 04 Jun, 2016 - 11:04 pm WITA

TONDANO, (manadotoday.co.id) – Bupati Minahasa yang juga Pelsus GMIM Pnt Drs Jantje Wowiling Sajow MSi DMin menjadi Panelis dalam Seminar Pendidikan Politik Warga Gereja Masa Kini yang digelar oleh Gereja Protestan di Indonesia (GPI) dan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dalam rangka HUT ke-185 Perkabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM pada Jumat (3/6) malam di Gereja GMIM Sentrum Bitung.

Tampil bersama Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban SE MSi sebagai Panelis, Bupati JWS melakukan pula sharing pengalaman sebagai warga gereja yang dipercayakan menjadi Kepala Daerah.

Panel yang turut dihadiri oleh Ketua Sinode GPI Pdt Dr Lisye Sumampouw MTh, Ketua TP PKK Kota Bitung Dra Khouni Lomban-Rawung, para Pelsus GMIM dan para pejabat Pemkot Bitung ini, diikuti oleh peserta utusan Anggota Mandiri PGI diantaranya Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Gereja Protestan Maluku (GPM), Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB ), Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG), Gereja Protestan Indonesia di Boul Toli-toli (GPIBT), Gereja Protestan Indonesia di Donggala (GPID), Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB ), Gereja Protestan Indonesia di Papua (GPI-Papua), Gereja Protestan Indonesia diĀ  Banggai Kepulauan (GPIBK), Indonesian Ecumenical Christian Church (IECC), dan Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA), dan tokoh masyarakat lainnya.

Bupati JWS mengatakan kalauĀ  tujuan menjadi pelayan Tuhan hanya untuk mencari kekuasan lebih baik jangan menjadi pelayan, tetapi harus digunakan untuk kemuliaan Tuhan.

Diingatkan Bupati agar jemaat harus berhati-hati karena sudah banyak gereja yang didirikan tetapi Sinodenya tidak jelas ada di mana.

“Di daerah kita sudah banyak gereja, tetapi di hotel-hotel sudah banyak pula melakukan aktifitas gereja. Ini yang harus kita waspadai” ungkap mantan Ketua Komisi Remaja Sinode GMIM ini. (Rom)

Baca Juga :

Leave a comment