Pilkada Minahasa 2018, Paket JWS-JRK vs IVANSA-CNR Ramai Diperbincangkan

Reporter : | 04 Jun, 2016 - 9:11 pm WITA

TONDANO, (manadotoday.co.id) – Pertarungan Pilkada Minahasa 2018 diperkirakan bakal sengit. Selain menjadi barometer perpolitikan di Sulut, kandidat yang siap bertarung merupakan tokoh sentral dan terus dieluk-elukan di tanah Toar Lumimuut ini.

Sejumlah nama mulai digadang untuk berjibaku dalam perebutan DB 1 B dan DB 2 B. Pernyataan mengejutkan, datang dari Wagub Sulut Drs Steven O Kandouw yang kemudian menyandingkan bahkan menjagokan pasangan Jantje W Sajos yang merupakan Bupati Minahasa kini dengan Jefry R Korengkeng yang sedang menjabat Sekretaris daerah Minahasa yang kemudian di sebut pasangan JWS-JRK yang akan menggunakan kendaraan PDI-P.

“JWS-JRK pasangan yang paling ideal untuk memimpin Minahasa, dan saya menjagokan pasangan ini,” ucap Kandouw.

Sedangkan di pihak lain, Ivan SJ Sarundajang yang saat ini menjabat Wakil Bupati Minahasa yang sudah menyatakan siap berhadapan dengan JWS, kian santer dikabarkan akan berpasangan dengan putra mahkota SVR yakni Careig N Runtu yang kemudian disebut pasangan IVANSA-CNR yang dipastikan akan dicalonkan Partai Golkar. Seperti yang sebelumnya diprediksi dan kian terbukti, kedua putra mahkota ini Jumat (3/6) terlihat sedang duduk bersama saling bermesraan dan bercanda di kedai kopi Toronata Kawangkoan.

“Saya bellum mau berbicara lebih mendahului pimpinan, namun kabar yang sempat saya dengar bahwa Ivansa dan CNR makin intens berkomunikasi,” ucap sekretaris partai Golkar Minahasa Febry H Suoth S.Sos, Sabtu (4/6/2016).

Sejumlah pengamat politik dan pemerhati pembangunan di daerah ini, pelak dipertontonkan dengan dua pemandangan menarik dan makin menarik untuk di perbincangkan. “Kalau ternyata dua pasangan ini yang bakal maju dalam Pilkada Minahasa yang pasti pesta demokrasi ini akan panas dan seru, soal siapa yang jadi pemenang sulit di prediksi dan nanti hari H yang akan menentukan,” ucap Demke Laoh SH, tokoh muda Minahasa yang peduli kemajuan Minahasa.

“Tampilnya kedua pasangan ini membuat warga di Minahasa bingung untuk menentukan pilihan, sebab kedua pasangan ini memiliki daya tarik yang sangat kuat diakar rumputn namun yang pasti dari keduanya akan tampil sebagai pemenangan, sehingga pasangan lain yang akan muncul kecil peluang untuk bersaing dengan dua pasangan ini yang juga petahan,” tutur Fernando Lesar, pengamat politik di Minahasa. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment