Smartphone Fleksibel Pertama di Dunia, Bisa Dijadikan Gelang

Reporter : | 26 Mei, 2016 - 12:03 am WITA

Smartphone Fleksibel ,  Moxi Group

(foto: MOXI-GROUP)

MANADOTODAY.CO.ID – Smartphone fleksibel pertama di dunia akan diluncurkan tahun ini di Cina – dan saking fleksibelnya, smartphone ini dapat digunakan sebagai gelang.

Gadget buatan Moxi Group yang berbasis di Chongqing, Cina, memiliki fitur touchscreen yang terbuat dari graphene – bahan tertipis di dunia yang juga kuat, ringan, transparan dan tentu saja, fleksibel.

Graphene diciptakan oleh Profesor Andre Geim dan Profesor Kostya Novoselov di University of Manchester pada tahun 2004 – yang memenangkan hadiah Nobel atas karya mereka.

Sejak itu, kedua profesor itu telah bekerja dengan perusahaan dan sesama akademisi untuk mengidentifikasi potensi penggunaan graphene pada produk komersial.

Sejauh ini, diketahui bahwa bahan bisa digunakan untuk pesawat, panel surya, peralatan medis dan bahkan kondom – sementara smartphone fleksibel telah dikembangkan sebagai konsep oleh pebisnis dan peneliti.

Tapi Moxi Group akan menjadi perusahaan pertama yang meluncurkannya ke konsumen. Perusahaan teknologi ini siap untuk bersaing dengan raksasa teknologi lain seperti Samsung dan LG dengan berencana meluncurkan 100.000 unit di Cina pada akhir tahun ini.

BACA JUGA:

Berbekal Dua Batang Bambu Kakek Ini Berhasil Sebrangi Sungai

Ini Jumlah Waktu yang Anda Habiskan Selama Hidup Anda Untuk Gunakan Ponsel

Gyeondyo, Es Krim Pertama di Dunia yang Bisa Sembuhkan Mabuk Karena Alkohol

Aquasonic, Grup Band Bawah Air Pertama di Dunia

Ini Lima Penyebab Utama Terjadinya Kecelakaan Pesawat

Tidak Hanya Smartphone, Xiaomi Sekarang Juga Produksi Drone

Smartphone berukuran panjang dan tipis dengan layar sentuh dan baterai besar di bagian bawah – dan akan dijual dengan harga 5.000 yuan atau sekira Rp 10,5 juta.

Ketika dilipat, smartphone ini dapat dibentuk seperti gelang yang dapat dipakaikan ke pergelangan tangan pengguna.

Touchscreen menggunakan teknologi e-Ink – teknologi layar yang sama juga digunakan pada Amazon Kindle e-Book.

Namun, ada kekurangannya – tampilan layar, setidaknya untuk saat ini, hanya menghasilkan warna hitam dan putih. Perusahaan mengatakan sulit untuk membuat versi berwarna – tetapi bertujuan menyempurnakannya pada tahun 2018.

Wakil presiden eksekutif Moxi, Chongsheng Yu, menjelaskan kepada Bloomberg: “Ponsel hitam dan putih jauh lebih mudah untuk dibuat. Untuk versi berwarna juga membutuhkan daya yang jauh lebih besar dibandingkan hitam dan putih. Kami akan menjual [produk] di Cina dan jika ada permintaan luar negeri, kami akan melayaninya.”

Namun, Aravind Vijayaraghavan, seorang peneliti graphene di University of Manchester, tidak yakin dengan prospek smartphone fleksibel.

Dia mengatakan: “Jika Anda berhasil membuatnya berkerja, ponsel fleksibel akan menjadi pasar yang besar. Jika mereka akan merilisnya secara komersial tahun ini saya akan benar-benar terkesan..

“[Tapi] jika Anda memiliki resolusi layar rendah hitam dan putih yang tidak terlalu handal, maka itu bukan prospek komersial.”

Baca Juga :

Leave a comment