Dijuluki ‘Anak Matahari’, Kedua Bocah Ini Hanya Bisa Beraktivitas Pada Siang Hari

Reporter : | 10 Mei, 2016 - 11:52 pm WITA

Anak Matahari, Solar Kids,  Shoaib Ahmed ,Abdul Rasheed, aneh

Shoaib Ahmed dan Abdul Rasheed (foto: Youtube)

MANADOTODAY.CO.ID – Dua bersaudara asal Pakistan, Shoaib Ahmed dan Abdul Rasheed menderita kondisi misterius yang membuat dokter di Islamabad kebingungan. Dijuluki ‘Solar Kids’, bocah berusia 13 dan sembilan tahun tersebut, terlihat seperti anak normal lainnya yang aktif sepanjang hari, tapi setelah matahari terbenam mereka masuk ke dalam keadaan vegetatif yang membuat mereka tidak bisa bergerak atau berbicara.

Shoaib dan Abdul bangun dari tidur saat sinar matahari pertama datang, penuh dengan energi dan sangat hidup. Mereka cenderung melakukan tugas-tugas rumah mereka, bersekolah, tetapi itu hanya sampai sore hari saat matahari mulai tenggelam, tingkat energi mereka turun, mereka benar-benar lumpuh sampai hari berikutnya . Orang tua mereka mengatakan bahwa mereka mungkin tergantung pada matahari sejak dilahirkan, dan di desa asal, mereka dikenal sebagai “anak-anak matahari”.

“Saya pikir anak-anak saya mendapatkan energi dari matahari,” ayah mereka, Mohammad Hashim, mengatakan dikutip dari Odditycentral. Tapi, teori Mohammad tampaknya kabur setelah dokter mencoba mengurung anak laki-lakinya di sebuah ruangan yang gelap pada siang hari, dan mereka tidak menunjukan gejala aneh. Gagasan bahwa matahari memainkan peran pada kondisi misterius kedua bersaudara itu juga bertentangan dengan fakta bahwa mereka tetap aktif saat langit berawan atau hujan.

BACA JUGA:

Objek Paling Mahal di Bumi Akan Dibangun di Inggris

Ini Cara yang Benar Buang Obat-obatan yang Sudah Tidak Terpakai

Kasihan, Bocah Ini Bisa Meninggal Jika Ada yang Membuatnya Marah

Cuma di Negara Ini, Pemenang Lomba Game Diberi Hadiah Ternak Sapi

Waduh, Maniak Selfie Rusak Patung Berusia 126 Tahun

Bangun Mesin Waktu, Ilmuan Ini Percaya Mesinnya Akan Benar-benar Bekerja

Anak-anak, yang berasal dari keluarga miskin di sebuah desa di Provinsi Balochistan Pakistan itu, saat ini menjalani perawatan medis ekstensif di ibukota negara, Islamabad. Pemerintah memberikan perawatan medis gratis, dan sampel darah mereka sedang dianalisis untuk mencari petunjuk tentang kondisi medis mereka. Sampel juga telah dikirim ke spesialis di luar negeri.

Javed Akram, seorang profesor kedokteran di Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS) yang saat ini sedang mencoba membantu Shoaib dan Abdul, sedang berjuang untuk menemukan penjelasan tentang gejala aneh mereka.

“Kami menganggap hal ini sebagai tantangan,” katanya kepada AP. “Dokter kami melakukan tes medis untuk menemukan mengapa anak-anak ini tetap aktif di siang hari, tapi tidak bisa membuka mata, tidak dapat berbicara atau makan saat matahari terbenam.”

Menariknya, orang tua Shoaib dan Abdul adalah sepupu pertama, dan beberapa dokter percaya bahwa ini bisa menjadi salah satu alasan potensial untuk penyakit anak-anak itu ‘, terutama karena salah satu dari empat anak mereka, seorang anak berusia satu tahun, tampaknya menderita kondisi yang sama.

Walaupun dokter tidak memiliki petunjuk dibalik kondisi aneh tersebut, namun tampaknya sejak pindah ke Pakistan Institute of Medical Sciences, di Islamabad, Shoaib dan Abdul mengalami kemajuan. Express News melaporkan bahwa mereka benar-benar bergerak pada malam hari untuk pertama kalinya, beberapa hari lalu. Tapi Shoaib dan Abdul berharap pulih secara penuh, dan memiliki rencana besar untuk masa depan mereka. “Saya akan menjadi guru,” kata Shoaib, sementara Abdul ingin menjadi seorang sarjana Islam.

Baca Juga :

Leave a comment