Laloan: Pengusaha Ternak Babi di Kawangkoan Harus Tahu Diri

Reporter : | 05 Mei, 2016 - 10:16 pm WITA

KAWANGKOAN, (manadotoday.co.id) – Camat Kawangkoan Ricky Laloan SH, meminta para peternak babi untuk menaati aturan yang berlaku terkait dengan peternakan sehat.

Hal itu diungkapkan Laloan saat membuka sosialisasi kabupaten Minahasa sehat 2016 yang di gelar oleh Dinas Kesehatan kabupaten Minahasa, dihadiri para kader kesehatan, para lurah dan hukum tua kecamatan Kawangkoan di kantor camat, Rabu (4/5/2016).

Menurut Lalaon, pihaknya telah melakukan pemantauan secara langsung di dapati bahwa penataan sanitasi pembuangan yang tidak baik, dan yang paling fatal adalah lokasi peternakan yang berada di pemukiman warga.

“Sudah banyak pengeluhan yang disampaikan oleh warga, karenanya kami berharap agar para peternak harus tahu diri, dengan mengikuti aturan yang berlaku, guna menghindari protes warga sekitar yang mengeluhkan keberadaan lokasi peternakan yang intinya tak memikirkan kesehatan masyarakat,” papar Laloan.

Ia pun meminta Dinas Kesehatan Minahasa untuk turun lapangan mengecek langsung keberadaan peternakan, dan kemudian mengambil tindakan tegas sebagai langkah penertiban melalui kajian-kajian lingkungan sehat.

Lanjut Laloan, upaya penertiban ini guna menyukseskan program pemerintah yakni menuju Minahasa sehat, dan bukan dalam rangkah mematikan usaha peternakan warga.

Sejauh ini usaha peternakan babi di Kawangkoan cukup maju hal ini di tandai dengan makin menjamurnya pembuatan kandang babi di berbagai tempat di Kawangkoan, hal ini membuktikan naiknya tingkat kesejehteraan masyarakat, hanya saja pembangunan ini tidak di barengi dengan ketentuan yang berlaku seperti sanitasi pembuangan, serta lokasi peternakan yang berdiri di area pemukiman warga.

“Banyak yang beranggapan kebijakan ini untuk mematikan usaha para peternak, namun lebih pada pengaturan dan penataan agar tidak menimbulkan komplain dari warga, sehingga peternak bisa dengan leluasa melakukan aktivitasnya,” ucap Laloan. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment