Rp 19 Juta Per Bayi, Rumah Sakit Ini Jadi Pusat Penjualan dan Penukaran Bayi

Reporter : | 18 Apr, 2016 - 5:04 pm WITA

Rumah Sakit, penjualan bayi, Rumah Sakit Palash, india

(foto: Pixabay)

MANADOTODAY.CO.ID – Kepolisian India menggerebek sebuah rumah sakit yang dipercayai merupakan tempat penjualan bayi dan penukaran bayi.

Bayi-bayi tersebut lahir dari pemerkosaan atau hubungan diluar nikah dan dijual dengan harga sekira Rp 19 juta untuk setiap bayi.

Dua bayi telah diselamatkan oleh polisi dari Rumah Sakit Palash di distrik Gwalior.

Prateek Kumar dari ASP, mengatakan kepada Times of India: “Tiga [bayi] lain yang telah dijual ke pasangan tanpa anak di Uttar Pradesh dan Chhattisgarh.”

BACA JUGA:

Temui Pepper, Robot Humanoid Pertama yang Masuk Sekolah

Pemuda Terima Email dari Ayahnya yang Sudah Meninggal Dua Tahun yang Lalu, Isinya….

Peneliti Temukan Sumber Energi Ramah Lingkungan Bertenaga Air Kencing

Apple Ungkap Umur iPhone Sampai Akhirnya Anda Harus Membeli yang Baru

Tujuh Produk Utama yang Diumumkan Facebook Saat Konferensi F8

Kisah Seorang Wanita Transgender Diperkosa Lebih Dari 2,000 Kali Saat di Penjara

Polisi menggerebek rumah sakit pada Sabtu malam setelah mendapat laporan tentang perdagangan bayi.

Lima orang telah didakwa, termasuk direktur rumah sakit TK Gupta. Bayi-bayi kadang kala dibeli untuk dijadikan budak atau untuk tujuan prostitusi.

Seorang petugas polisi mengatakan: “Ketika seorang gadis atau orang tuanya mendekati mereka untuk melakukan aborsi, dokter di rumah sakit ini meyakinkan mereka meyakinkan proses kelahiran yang aman dan rahasia.’
‘Setelah bayi lahir dan ibunya pergi, pihak berwenang rumah sakit mulai berburu pasangan yang akan membeli bayi.”

Dalam satu kasus, seorang anak perempuan yang baru lahir ditukar dengan anak laki-laki, ia menambahkan.

Baca Juga :

Leave a comment