Minat dan Budaya Baca Minim, Pemkot Tomohon Gelar Sosialisasi

Reporter : | 14 Apr, 2016 - 9:53 pm WITA

 budaya baca, Tomohon TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Minat dan budaya baca di Kota Tomohon saat ini masih minim. Untuk itu, Pemkot Tomohon melalui Kantor Perpustakaan, arsip dan Dokumentasi Kamis (14/4/2016) bertempat di Aula Lantai 3 kantor wali kota menggelar Sosialisasi Pengembangan Minat dan Budaya Baca.

Kegiatan dibuka Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Sekretaris Kota Dr Arnold Poli SH MAP.

Peserta terdiri dari para pengelola perpustakaan SD/MI, SMP/MT, SMA/SMK/MS dan pengelola perpustakaan rumah ibadah yang ada di Kota Tomohon. Nara sumber, Pustakawan dari Universitas Sam Ratulangi Manado Melky Turang SSos dan Pustakawan Badan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Utara Admin Taturu SH.

Saat membacakan sambutan Wali Kota, Poli mengatakan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan dalam menghadapi tantangan globalisasi sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih, serta peningkatan kualitas pelayanan public, perlu ada pengembangan sumber daya manusia yang professional di bidang perpustakaan.

BACA JUGA:

Tiba di Jepang, JWS akan Gelar Diskusi dengan IDEA Consultants Inc

Pontoh: Penting, Identifikasi Kondisi Ketahanan Pangan di Kota Tomohon

Pramuka Harus Tangkal Kenakalan Generasi Muda

JWS Tugas ke Jepang, Kantor SKPD Minahasa Sepi

Bupati Minsel Canangkan Agroekowisata Bukit Sasayaban

BP3A Minahasa Tenggara Buka Pengaduan P2TP2A

‘’Pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai instansi pengelola karya tulis, karya cetak dan karya rekam dengan sistem yang baku, perlu mendapat perhatian guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian dan pelestarian informasi dan rekreasi bagi pemustaka,’’ kata wali kota.

Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Tomohon Jeanet Tumurang SPd mengatakan, sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang nomor 43 tahun 2007, perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat, mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan bertanggung jawab.

‘’Pengelola perpustakaan harus memiliki sumber daya manusia yang berpotensi dengan pelatihan khusus di bidang perpustakaan. Dengan harapan agar melalui Sosialisasi Pengembangan Minat dan Baca ini para peserta dapat mengembangkan perpustakaan serta meningkatkan minat dan budaya baca demi tercapainya tujuan pembangunan Kota Tomohon di bidang perpustakaan,’’ tukas Tumurang. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment