BOOM, Polisi Tidak Sengaja Ledakkan Granat di Dalam Ruang Sidang

Reporter : | 12 Apr, 2016 - 2:23 pm WITA

Granat, Sindh, Sohail Anwar Sial,

(foto: Pixabay)

MANADOTODAY.CO.ID – Polisi melukai tiga orang setelah dia secara tidak sengaja meledakkan sebuah granat hidup di ruang sidang setelah hakim bertanya ‘bagaimana cara kerjanya’.

Polisi itu memberikan bukti di pengadilan teror di Karachi ketika kekacauan itu terjadi.

Petugas, dari Departemen Kepolisian Sindh stasiun Kalakot, memegang sebuah granat dari cache senjata dari terdakwa.

Hakim kemudian meminta saksi untuk menjelaskan bagaimana geranat itu dimatikan, pada saat mana ia menarik pin yang menyebabkan granat tersebut meledak.

BACA JUGA:

Ini 10 Smartphone Dengan Performa Terbaik Q1 2016 Versi AnTuTu

Pemuda Terima Email dari Ayahnya yang Sudah Meninggal Dua Tahun yang Lalu, Isinya….

Di Dalam Kota Paling Mematikan di Dunia yang Warganya Terbunuh Setiap Satu Jam!!

Tak Puas Dengan Burj Khalifa, Dubai Berencana Bangun Gedung yang Lebih Tinggi dan Unik

Ivansa Belum Putuskan untuk Maju di Pilkada Minahasa 2018

Tiga orang dibawa ke rumah sakit setempat karena terluka dalam ledakan itu dan pengadilan ditunda.

Pihak berwenang juga telah meluncurkan penyelidikan bagaimana bisa bahan peledak hidup dijadikan sebagai barang bukti dalam ruang sidang – apalagi dalam sidang teror.

Menteri Dalam Negeri Sindh, Sohail Anwar Sial, mengatakan kepada media dikutip dari The Sun, prosedur standar harus menonaktifkan perangkat tersebut sebelum dibawah ke pengadilan.

Baca Juga :

Leave a comment