Panitia SMSI GMIM Mantapkan Persiapan

Reporter : | 26 Mar, 2016 - 10:01 pm WITA

TONDANO, (manadotoday.co.id) – Pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) GMIM Ke-78 ditetapkan akan berlangsung pada 17 hingga 18 Mei 2016 di Tondano.

Panitia Penyelenggara yang dipimpin Bupati Minahasa yang juga Ketua Komisi Pria Kaum Bapa Wilayah Tondano Dua Pnt. Drs. Jantje Wowiling Sajow MSi sebagai Ketua Umum dan Pdt Evert AA Tangel STh MPdK sebagai Sekretaris Umum terus memantapkan persiapan kegiatannya.
Pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa ke-78 ini merupakan agenda Sinodal yang telah diputuskan pada Sidang Majelis Sinode ke-77 tahun 2014 lalu di Tomohon dan dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan tahun 2014 di Kawangkoan, kemudian ditegaskan dalam SMST Ke-28 di Wilayah Titiwungen Wenang Mahakeret pada Oktober 2015 lalu.

Ketua Umum Panitia Pnt Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Sekretaris Umum Pdt Evert Tangel STh MPdK mengatakan bahwa persiapan Panitia meliputi kebutuhan akomodasi, konsumsi, kesekretariatan dan semua keperluan pada saat proses persidangan sementara dirampungkan, namun prinsipnya Panitia telah siap melayani kehadiran ribuan peserta dari seluruh Jemaat dan Wilayah se-GMIM in.
“Acara Pembukaan akan dimulai tepat pukul 09.00 Wita pada Selasa, 17 Mei 2016 nanti. Dengan adanya disiplin waktu selama proses persidangan, diharapkan kegiatan tidak akan bergeser dari waktu yang telah ditetapkan. Namun apabila harus menambah hari persidangan, pihak Panitia akan tetap melayani seluruh peserta,” ujar Pnt Sajow yang juga mantan Ketua Komis Remaja Sinode GMIM selama 2 periode berturut-turut yang lalu.
Sementara Sekum Panitia Pdt Evert Tangel mengatakan bahwa Dalam rangka menopang suksesnya kegiatan gerejawi ini, maka Panitia mengharapkan topangan doa pribadi dan keluarga dari seluruh warga GMIM di 938 Jemaat dan111 Wilayah. Juga dukungan doa dalam ibadah-ibadah Jemaat di Gereja, Kolom dan Kompelka BIPRA.

“Menyangkut atribut peserta meliputi Name Tag, Jacket, Tas dan lain-lain, dapat diambil oleh Ketua-Ketua BPMW pada saat registrasi kembali di lokasi pelaksanaan. Tentang pendaftaran Peserta dilakukan di Kantor Sinode sesuai pengaturan BPMS GMIM,” urai Pdt Evert Tangel yang juga Ketua BPMW Tondano Dua.

Agenda persidangan hanya menyangkut dua hal yaitu, Perubahan Tata Gereja GMIM dan penetapan Credo GMIM, tambahnya. Sementara menurut Sekretaris Departemen Ajaran BPMS GMIM Pdt Dan Antonius Sompe MTh MPdK, sesuai rekomendasi beberapa persidangan gereja lalu, istilah adendum ataupun revisi menunjuk adanya perubahan Tata Gereja GMIM khususnya pada eklesiologi GMIM. Intinya, GMIM bukan hanya berada di tanah Minahasa melainkan juga di tingkat nasional dan global.

Ditambahkannya, pada hari pertama direncanakan Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Henny William Booth Sumakul akan memberikan introduksi persidangan yang berisi pokok-pokok mendasar perlunya perubahan Tata Gereja. Hari kedua persidangan dengan materi penetapan Credo GMIM yang terdiri dari rumusan pendek dan rumusan panjang Credo GMIM. Rumusan pendek digunakan dalam ibadah-ibadah jemaat dan rumusan panjang memuat penjabaran dan penjelasan dari keseluruhan rumusan credo.

Pada sesi terakhir kegiatan SMS Istimewa, Panitia menggagas kehadiran para Kepala Daerah warga jemaat GMIM dari 7 Kabupaten dan Kota yang akan membangun komitmen bersama terhadap GMIM.

“Direncanakan Menteri Hukum dan HAM RI Dr Yasonna Hamonangan Laoly SH MSc dan Dirjen Bimas Kristen Protestan Kemenag RI Dr Oditha Rintana Hutabarat MTh akan hadir dalam Pembukaan SMS Istimewa GMIM ini,” kata Koordinator Seksi Publikasi dan Dokumentasi Pnt Agustivo Tumundo SE MSi. Untuk koordinasi pemantapan persiapan kegiatan selanjutnya, akan dilaksanakan Rapat Panitia minggu berjalan ini, ungkap Tumundo yang didampingi Anggota Seksi Pdt Hesky L Manus MTh. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment