Cegah Korupsi, Pemkab Mitra Segera Bentuk TP4D

Reporter : | 23 Mar, 2016 - 8:56 pm WITA

Korupsi, TP4D,  Tim Pengawal Pengamanan Pembangunan,

Sosialisasi TP4D

MANADO, (manadotoday.co.id) – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) segera menindaklanjuti pembentukan Tim Pengawal Pengamanan Pembangunan dan Pemerintahan Daerah (TP4D) yang akan bekerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri Amurang.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Ir Farry Liwe yang mendampingi Wakil Bupati Ronald Kandoli saat mengikuti sosialisasi TP4D dari Kejaksaan Tinggi Sulut dan Pemprov Sulut di Graha Gubernuran Manado, Selasa (22/3/2016).

“Kita akan langsung menindaklanjutinya di Minahasa Tenggara untuk pembentukan TP4D dengan pihak Kejari Amurang. :asil sosialisasi ini tentunya akan dilaporkan ke bupati,” kata Liwe.

TP4D tambahnya, sangat diperlukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra dalam rangka pencegahan tindak korupsi kebijakan pembangunan daerah.

BACA JUGA:

Perangi Minuman Keras dan Narkoba, Kesbangpol Mitra Gelar Penyuluhan

Wakil Bupati Minta Disdukcapil Mitra Tingkatkan Pelayanan

DPRD Mitra Sahkan Enam Ranperda Jadi Perda

Pejabat Mitra Terbukti Gunakan Narkoba akan Diberhentikan Sebagai ASN

Bupati Mitra Serap Aspirasi Masyarakat Desa Pangu Raya dan Wioi Raya

“Adanya tim ini juga dalam rangka peningkatan realisasi serapan anggaran yang ada di daerah-daerah,” tandasnya.

Sementara Kajati Sulut Tengku Muhammad Syahrizal mengatakan, keberadaan dari tim tersebut akan membantu pemerintah dalam program dan kegiatan pembangunan.

“Karena tim ini memberi bantuan pertimbangan hukum sebagai langkah pencegahan, dan berkoordinasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) menghadapi serta menyelesaikan temuan dalam pembangunan,” tandasnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, mengaku sangat mendukung adanya TP4D dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi, sejak perencanaan sampai pelaksanaan.

Dondokambey juga mengingatkan para kepala daerah agar berhati-hati dalam melakukan pengelolaan keuangan negara agar lebih tepat sasaran dalam pembangunan.

“Jika ada pengawalan dari awal maka tujuan dari pembangunan tersebut akan sesuai dengan harapan yaitu peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat,” tukasnya.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Asisten I Gotlieb Mamahit, Asisten II Herman Kosakoy, Inspektur Robert Rogahang, Kepala Bappeda Bonny Mokorimban, Kepala BPK-BMD Mecky Tumimomor, Kepala Dispenda Ventje Momuat.(ten)

 

Baca Juga :

Leave a comment