Selain Mata dan Jari, Telinga Sekarang Dapat Digunakan Sebagai Password

Reporter : | 10 Mar, 2016 - 5:47 pm WITA

Password telinga, NEC Corporation, Teknologi earbud,

(foto: NEC)

MANADOTODAY.CO.ID – Sebuah perusahaan telah mengembang sistem identifikasi baru yang menggunakan telinga Anda sebagai password, membedakan setiap individu menurut resonansi suara di rongga telinga.

Teknologi earbud, dikembangkan oleh NEC Corporation, mengukur karakteristik akustik untuk mengenali seseorang dengan akurasi lebih dari 99 persen.

Tidak memerlukan scanning, melainkan mengandalkan earphone yang dipasang microphone untuk menerima dan menghitung suara sehingga itu digunakan saat sedang bekerja atau beraktivitas.

Sistem identifikasi biometrik baru ini dapat mengukur karakteristik akustik dalam waktu sekitar satu detik.
Rongga telinga seseorang memiliki bentuknya sendiri, unik untuk setiap individu. Sistem ini mentransmisikan beberapa ratus milidetik sinyal suara dari earphone speaker ke telinga. Sebuah mikrofon yang tertanam kemudian menerima sinyal.

Saat ini terjadi, metode sinkronisasi kemudian menghitung rata-rata bentuk gelombang dari sinyal yang diterima, dan menghilangkan kebisingan. Kemudian, menghitung berapa suara bergema di dalam rongga telinga.

Meskipun banyak bagian yang bergerak, perusahaan mengatakan sistem dapat melakukan proses ini seketika, dalam satu detik.

Dalam percobaan, peneliti menemukan bahwa ada dua jenis komponen penting untuk pengenalan akurat saat sinyal melewati telinga: sinyal melewati saluran telinga eksternal dan dipantulkan membran timpani, dan sinyal melewati membran timpani dan dipantulkan dalam bagian dalam telinga. Membran timpani lebih dikenal sebagai gendang telinga.

Dengan mengekstraksi nilai fitur dari jenis sinyal yang berbeda, perangkat dapat memperoleh pengukuran yang stabil, membuat pengenalan yang sangat akurat.

Para peneliti mengatakan teknologi biometrik berbasis telinga ini bisa mencapai akurasi lebih dari 99 persen.

“Karena teknologi tidak memerlukan tindakan tertentu seperti memindai bagian tubuh melalui perangkat otentikasi, itu memungkinkan cara alami melakukan otentikasi terus menerus, bahkan saat beraktivitas atau bekerja, hanya dengan mengenakan earphone dengan mikrofon untuk mendengarkan suara dalam telinga, “kata Shigeki Yamagata, GM Information and Media Processing Laboratories, NEC Corporation dikutip dari Mail Online.

Perusahaan berencana mengenalkan teknologi ini ke publik pada tahun 2018.

Baca Juga :

Leave a comment