Ivansa Punya Pendapat Lain Soal Fenomena Gerhana Matahari

Reporter : | 10 Mar, 2016 - 4:12 pm WITA

TONDANO, (manadotoday.co.id) – Peristiwa Gerhana Matahari yang terjadi Rabu (8/3) kemarin, mengundang perhatian dari banyak kalangan mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, hingga orang dewasa. Dengan alat seadanya warga antusias menyaksikan fenomena tersebut sekaligus mendokumentasikan peristiwa alam melalui HP maupun kamera.

Di Minahasa sendiri apa yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia Rabu kemarin agak berbeda, sebab di daerah lain yang terjadi adalah gerhana matahari total dimana langit menjadi gelap dan tinggal sinaran matahari berbentuk bundar atau sabit selama hampir 3 menit setelah tertutup oleh bulan dan secara perlahan berubah menjadi terang. Fenomena ini mendapat perhatian dari Wakil Bupati Minahasa Ivan SJ Sarundajang yang ternyata memiliki pendapat lain.

Menurut Ivansa sapaan akrab, selain fenomena alam ini terjadi 350 tahun sekali di spot yang sama, dan kita yang hidup sekarang mempunyai kesempatan untuk menyaksikannya, bahwa alam semesta ini (Tata Surya) ada yang mengatur.

“Yang mengatur adalah TUHAN yang menjadikan langit dan Bumi. Yaitu Bapa nya Abraham Ishak dan Yakub! YAHWEH Tuhan,” urai Ivansa, Kamis (9/3).

Peristiwa Gerhana Matahari hendak menegaskan bahwa betapa indahnya alam ciptaan Tuhan yang di persembahkan kepada manusia untuk di nikmati dan di syukuri. Tontonan yang langka dan hanya bisa di saksikan dan di nikmati dalam kurun waktu yang lama atau bertahun-tahun ini pertanda bahwa Tuhan sanggup melakukan keajaiban yang menurut manusia tak mungkin, namun menjadi mungkin bagi Tuhan.

Selain itu gejala alam ini hendak memotivasi kita agar hidup dengan ini terus mengandalkan Tuhan, dan makin mendekatkan diri kita kepada Tuhan.

“Tuhan punya cara untuk menyapa umatnya, dan hal itu harus di pahami oleh setiap manusia yang percaya kepada-Nya, bahwa Dialah juru selamat manusia yang sangat melakukan apapun dan sanggup memberikan apapun kepada ciptaannya, dan tanpa Tuhan, maka hidup manusia tak memiliki arti,” papar Ivansa.

Gerhana matahari telah kita nikmati, dan pemandangan ini akan kita saksikan lagi dalam bertahun-tahun yang akan datang, kita punya penilaian dan pendapat yang berbeda, namun yang pasti dan jelas bahwa fenomena ini adalah salah satu ciptaan Tuhan yang wajib kita syukuri dan pantaslah kita menyatakan bahwa Tuhan itu hebat dan dasyat sanggup melakukan perkara-perkara besar dan sungguh luar biasa.

“Sejarah penciptaan bahwa Tuhan awalnya menciptakan langit dan bumi, dan secara bertahap Tuhan menciptakan terang hingga ciptaan-ciptaan lainnya, merupakan tanda bahwa Tuhan berkuasa atas segala yang ada di bumi ini dn Di sanggup melakukan hal-hal yang tak pernah terbayangkan oleh manusia, sebab pada hakikatnya manu Tuhan, meski manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia,” tukas Ivansa.

Karena itu Gerhana Matahari cuma perkara kecil bagi Tuhan, sebab masih banyak ciptaan-ciptaan Tuhan lainnya, hanya saja sebagai manusia peristiwa Gerhana Matahari adalah peristiwa yang sangat luar biasa bagi manusia. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment