Hendak Dirubah Jadi Vampir, Pria 24 Tahun Tewas Mengenaskan

Reporter : | 08 Mar, 2016 - 5:11 pm WITA

Edwin Juarez Palma, sakte setan, vampir, meksiko

Edwin Juarez Palma, 24, tewas setelah dicekik, dipukuli, dan dipotong di leher dengan pecahan botol (foto: The Sun)

MANADOTODAY.CO.ID – Polisi di Meksiko telah menangkap tiga orang yang diduga telah membunuh teman mereka dalam sebuah upacara pemujaan setan di sebuah cyber cafe bernama Freak Shop.

Pekerja restoran, Edwin Juarez Palma, 24, tewas setelah dicekik, dipukuli, dan dipotong di leher dengan pecahan botol.

Seorang mahasiswi yang berusia 18 tahun bernama Ivette Lopez, adalah salah satu tersanka. Dua tersangka lainnya bernama Gustavo Dorantes, 18, dan Omar Sanchez, 25.

Jika terbukti bersalah, mereka terancam dipenjara selama 40 tahun.

Polisi mengatakan Edwin, yang dikenal sebagai Piwa, tewas setelah ditipu akan dijadikan anggota sebuah kultus setan disebut Sons of Baphomet 1.

Sebaliknya, ia disiksa dengan tangan terikat setelah salah satu terduga membujuk salah satu temannya agar korban harus dikorbankan agar ia bisa berubah menjadi vampir.

Polisi disiagakan pada Selasa setelah tubuh korban yang dibungkus dalam kantong plastik ditemukan di jalan. Detektif percaya mereka berusaha membuat pembunuhan terlihat seperti pembunuhan terkait peredaran obat terlarang.

Petugas menemukan jejak darah korban di dalam cyber cafe yang dimiliki oleh dua tersangka, Gustavo dan Omar. Mereka kemudian mengatakan kepada petugas bagaimana Edwin dibunuh.

Pembunuhan dilaporkan terjadi di dalam toilet saat larut malam.

Orang keempat yang dikatakan sebagai pemimpin sekte sedang dalam pengejaran polisi.

Kepala polisi Pablo Rocha mengatakan dikutip dari The Sun: “Kejahatan ini terjadi selama upacara inisiasi yang dipimpin oleh sebuah sekte setan disebut Sons of Baphomet 1, di mana korban seharusnya dirubah menjadi vampir. Yang tinggal kami lakukan adalah menangkap pemimpin sekte yang namanya kami kantongi.”

Baca Juga :

Leave a comment