Bupati Mitra akan Masukkan Bahasa Daerah di Mulok Sekolah

Reporter : | 28 Feb, 2016 - 10:35 pm WITA

RATAHAN, (manadotoday.co.id)- Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH mulai menggalakan pelestarian bahasa daerah yang ada di Minahasa Tenggara, dengan memasukkannya dalam mata pelajaran Matan Lokal (Mulok) di sekolah.

“Bahasa daerah wajib masuk mata pelajaran muatan lokal dan akan dimulai etnis di Tounsawang. Nanti mata pelajaran ini sudah harus masuk dalam tahun ajaran baru ini,” kata Sumendap saat memberikan sambutan HUT ke-2 Jemaat GMIM Syaloom Tombatu 1, Minggu(28/2/2016).

Menurut Sumendap, upaya yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari pelestarian kearifan lokal yang ada di Minahasa Tenggara khususnya bahasa daerah.

“Kami berharap ada dukungan dari tokoh-tokoh untuk menjadi pengajar mata pelajaran Bahasa Tounsawang ini. Tapi jangan menuntut menjadi PNS karena ini adalah upaya bersama untuk melestarikan warisan budaya,” jelasnya seraya menambahkan ke depan akan berlaku bagi sub etnis lainnya di Mitra.

Pada kesempatan tersebut Sumendap dipakaikan pakaian tradisional dari tokoh adat Tounsawang Yulius ‘Ulu’ Tiwow.

“Karena bupati memiliki daerah Tousawang, kami pakaikan pakaian adat. Tata cara ibadahnya juga menggunakan Bahasa Tounsawang,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Yanti Tumbol.

Pada ibadah tersebut, turut dilibatkan kelompok kesenian Tounsawang Masanbow yang ikut berpartisipasi dalam pementasan tarian asli Tounsawang.

“Penyambutan bupati dan Pendeta Piet Tampi yang menjadi pemimpin ibadah disambut oleh Tarian Masayow,” katanya.

Ketua Umum Panitia Rony Gosal yang mendamping Ketua Jemaat GMIM Syaloom Tombatu 1 Pendeta Stevenson Simbawa menuturkan, perayaan HUT ini secara khusus menggabungkan kearifan-kearifan lokal yang ada di Sub Etnis Tounsawang.

“Sambutan para jemaat maupun masyarakat yang turut hadir pada perayaan ini sangat meriah, kita juga berharap hal-hal seperti ini juga terus digalakan untuk melestarikan Budaya Sub etnis Tounsawang,” katanya.

Hadir dalam perayaan tersebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Lukas Tangel mewakili Gubernur Sulut, Ketua DPRD Tavif Watuseke, serta jajaran Pemkab Minahasa Tenggara.(ten)

Baca Juga :

Leave a comment