Bupati Minahasa: Jangan Pungut Biaya Pengayaan

Reporter : | 04 Feb, 2016 - 10:32 pm WITA

TONDANO, (manadotoday.co.id) – Ujian Nasional (UN) tingkat SMU/SMK dipastikan akan digelar pada awal bulan Mei. Dalam mempersiapkan UN tersebut, para siswa peserta UN, sudah hampir dua pekan ini para siswa mengikuti pengayaan yang di lakukan oleh sekolah, dengan tujuan agar para siswa benar-benar siap mengkuti UN tahun 2016.

Bupati Minahasa Drs. Jantje Wowiling Sajow M.Si mengingatkan para kepala sekolah SMU/SMK agar tidak memungut biaya apapun dengan alasan apapun dalam pengayaan ini.

“Saya minta agar dalam pengayaan ini para siswa tidak di beban biaya apapun, meski baik orang tua siswa maupun penyelenggarah sekolah dalam hal dewan sekolah telah terjadi kesepakatan,” tutur Sajow, Kamis (4/2/2016).

Lanjut dikatakannya, pengayaan untuk siswa SMU/SMK merupakan kewajiban sekolah dan tidak di perkenankan untuk memungut biaya apapun, semua biaya pendidikan sudah menjadi tanggung-jawab pemerintah dalam hal ini sekolah.

Karenanya tak ada alasan lagi untuk melakukan penarikan biaya kepada para murid selama pengayaan di laksanakan. Program pendidikan gratis yang menjadi program utama pemerintah dalam rangkah peningkatan kualitas pendidikan, harus dijunjung tinggi terutama para guru dan kepala sekolah.

Diapun meminta kepada orang tua murid agar bersikap terbuka jika ada permintaan biaya untuk pengayaan.

“Saya ingatkan agar jangan coba-coba melakukan tindakan tak terpuji, sebab hal itu bisa berakibat fatal baik guru maupun kepala sekolah,” tegas JWS.

Dibagian lain, JWS berpesan agar prosentasi kelulusan baik jumlah siswa maupun perolehan nilai yang di capai para siswa tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. (rom)

Baca Juga :

1 comment

  1. darling ohoiulun mengatakan:

    kepala smp kristen kali memungut biaya Rp 125.000,- per siswa untuk pengayaan menjelang UN SMP 2016. Dia tidak takut dilaporkan ke Bupati minahasa.

Leave a comment