Bisa Lawan Kanker dan Penyakit Lainnya, Jangan Buru-buru Buang Biji Alpukat

Reporter : | 15 Des, 2015 - 4:28 pm WITA

Kanker , Alpukat, Biji Alpukat

(foto: pixabay)

MANADOTODAY – Seperti kebanyakan orang, Anda pasti membuang biji alpukat ke tempat sampah. Namun, taukah Anda jika ternyata biji alpukat telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad?.

Pertanyaannya sekarang, amankah mengkonsumsi biji alpukat? bukankah banyak orang mengatakan biji buah beracun? Nah, biji dari buah ceri, plum, dan aprikot mengandung sianida yang beracun, dan sejumlah besar biji buah  dapat menyebabkan muntah, pusing, dan bahkan kematian. Tapi itu tidak pada biji alpukat.

Alpukat memang mengandung tanin, yang agak beracun, namun, Anda harus mengkonsumsi beberapa sampai itu mengganggu kesehatan Anda. Dalam sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan di jurna lScientific World, peneliti menyimpulkan bahwa ekstrak biji alpukat, aman dan tidak menunjukkan toksisitas apapun.

Kita tahu alpukat sarat dengan folat, vitamin B, dan lemak sehat. Tapi, biji alpukat juga kaya akan gizi. Biji alpukat merupakan sumber bioaktif phytochemical.

Mengandung asam lemak, triterpen, pitosterol, dan glukosida dari asam absisat. Biji alpukat juga mengandung 70% dari kandungan antioksidan alpukat. Antioksidan fitokimia dalam biji alpukat termasuk proanthocyanidins dan flavonol. Benih alpukat juga dianggap sebagai salah satu sumber terbaik serat larut.

Apa manfaat kesehatan dari makan biji alpukat?

Mengandung antijamur, antibiotik, antimikroba, insektisida, larvasida, amoebicidal, giardicidal, hipolipidemik, dan sifat antihipertensi. Biji alpukat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah lima manfaat kesehatan yang akan Anda dapatkan dari biji alpukat dikutip dari naturalhealingmagazine.com.

1. Membantu melawan kanker

Benih alpukat mengandung sifat anti-tumor, terutama antioksidan kuat yang disebut flavonol. Dalam sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan di jurnal Biology Pharmaceutical, peneliti dari Universitas Antioquia di Medellin, Kolombia, menemukan bahwa ekstrak dari buah alpukat dan biji dapat menyebabkan sel-sel leukemia menghancurkan dirinya sendiri.

Dalam sebuah penelitian yang lebih baru yang diterbitkan dalam jurnal peer-review Cancer Research, peneliti menemukan bahwa senyawa yang ditemukan dalam ekstrak biji alpukat disebut avocatin B, efektif terhadap sel leukemia myeloid akut.

2. Manfaat untuk penderita penyakit jantung

Dalam studi tahun 2012 yang dipublikasikan dalam jurnal Plant Foods for Human Nutrition, tepung biji alpukat mengurangi kolesterol total dan kolesterol jahat yang disebut LDL (low-density lipoprotein) pada tikus. Para peneliti juga mengatakan bahwa biji alpukat bisa memberikan perlindungan dari pembentukan plak arteri.

Serat yang ditemukan dalam biji alpukat terkait dengan kolesterol rendah. Serat akan menempel di kolesterol dalam saluran usus dan menceganya terserap oleh tubuh. Penelitian lain menunjukkan bahwa biji alpukat dapat membantu kolesterol tinggi dan hipertensi. Juga dapat membantu melawan peradangan dan diabetes.

3. Manfaatnya bagi pencernaan

Makan biji alpukat juga dapat membuat pencernaan lebih sehat. Amerika Selatan pernah menggunakan biji alpukat untuk mengobati ulkus lambung, diare berat (disentri), diare akut, dan masalah pencernaan lainnya. Antioksidan dan serat yang ditemukan dalam biji alpukat meruapakan alasan dibalik ini semua.

4. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Punya sistem kekebalan yang kuat bearti Anda akan terhindar dari segala macam penyakit. Biji alpukat dan kulitnya mengandung antioksidan yang tinggi, termasuk procyandins dan catehchins. Ini memiliki sifat anti-inflamasi yang mengurangi kekakuan, pembengkakan, nyeri sendi, dan penyakit. Efek anti-inflamasi juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mencegah pilek dan flu.

Dalam sebuah studi in-vitro, yang diterbitkan dalam jurnal Revista de Sociedade Brasileira de Medicina Tropical pada tahun 2009, peneliti menemukan bahwa antijamur dan efek antibiotik dari ekstrak biji alpukat bisa menghambat patogen berbahaya seperti kandida, bersama dengan jamur lainnya. Jamur dan infeksi kandida berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

5. Membantu mengurangi kerutan

Bukti menunjukkan bahwa minyak biji alpukat dapat meningkatkan kolagen di kulit, yang mengurangi munculnya keriput. Minyak biji alpukat juga digunakan untuk mengobati jerawat.

Baca Juga :

Leave a comment