Inilah Pandangan Tiga Paslon di Minsel, Soal Pendidikan Politik, Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Reporter : | 19 Nov, 2015 - 9:47 am WITA

pilkada minsel, pilkada 2015,AMURANG, (manadotoday.co,id) – Masalah Pendidikan politik, penegakan supermasi hukum serta keamanan dan keteriban masyarakat (kamtibmas), menjadi tema pada pelaksanaan debat public tahap III yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) diikuti tiga pasangan calon Bupati Minsel dan Wakil Bupati, dengan moderator Akademisi Dr Ferry Daud Liando SIP MSi, Rabu (19/11) kemarin.

Berikut pandangan tiga paslon tentang Pendidikan politik, penegakan supermasi hukum dan kamtibmas.

Christiany Eugenia Paruntu – Frangky D Wongkar, Nomor urut 1

– Akan melakukan keterbukaan informasi public.

– Menciptakan iklim politik yang kondusif sehingga berdampak pada iklim infestasi.

– Mewujudkan demokrasi yang kondusif.

– Akan intens melakukan socialisasi wawasan kebangsaan.

– Komitmen meningkatkan stabilitas keamanan, penegakan supermasi hukum, memberikan kesempatan kepada masyarakat memperjuangkan keadilan. –

Memberikan Insentif dan fasilitas bagi petugas perlidungan masyarakat (linmas).

Karel Lakoy – Freddy Rawis, Nomor urut 2.

– Melaksanakan dan mengejawantakan berbagai aspek kehidupan, dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat soal pendidikan politik dan penegakan supermasi hukum, sehingga masyarakat taat dan patuh terhadap hukum dan politik.

– Memberdayakan kelompok atau masyarakat yang memiliki tugas dan fungsi sebagai pelaksana keamanan.

– Intens melaksanakan sosialisasi Pendidikan politik dan menciptakan situasi keamanan tetap kondusif.

– Memberikan insentif kepada pelaksana kamtibmas seperti linmas dan hansip.

John RM Sumual – Anne Langi, pasangan urut nomor 3

– Berpolitik secara santun.

– Membina politik guna mewujudkan masyarakat yang adil, aman dan sejahtera.

– Bekerjasama dengan kesbangpol dalam melaksanakan Pendidikan politik kepada masyarakat dan partai politik. – Menjadikan hukum sebagai panglima keadilan.

– Merealisasikan produk hukum daerah tanpa kecuali.

– Meningkatkan sumber daya perangkat hukum.

– Menjunjung tinggi supermasi hukum, tanpa pandang buluh

– Membangun Poskamling di seluruh Desa dan kelurahan dari APBD, serta memberikan insentif bagi Linmas dan Hansip.

Menanggapi pandangan tiga paslon terhadap Pendidikan politik, penegakan hukum dan kamtibmas, sejumlah warga berharap akan diwujudkan oleh paslon ketika nanti terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment