Krisis Air Bersih, Warga Kawangkoan Terpaksa Gunakan Air Hujan

Reporter : | 16 Nov, 2015 - 3:18 pm WITA

Air , PDAM, PDAM kawangkoan

(foto: pixabay)

KAWANGKOAN, (manadotoday.co.id) – Air yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat dan menjadi keperluan sehari-hari menjadi sangat langka di Kawangkoan meyusul PDAM yang menjadi sumber air masyarakat sudah tidak lagi mengalirkan air.

Akibat kelangkaan yang sudah terjadi berbulan-bulan, warga Kawangkoan terpakasa harus menggunakan air hujan untuk keperluan cuci baju, perkakas dan bahkan untuk dikonsumsi dan keperluan masak.

“Entah kerusakan apa yang dialami PDAM Kawangkoan, hingga sudah berbulan-bulan tak ada air. Air hujan pun jadi pilihan terakhir untuk keperluan rumah tangga,”ucap Henry Mendur dan Stev Sekeon, Senin (16/11).

Keduanya pun heran ketika hal ini di keluhkan ke PDAM Kawangkoan, jawaban PDAM tak jelas alias PHP (pemberi harapan palsu).

“Jawaban mereka itu-itu terus, sedang mengalami kerusakan, padahal hal itu sudah lama disampaikan, apakah harus berbulan-bulan untuk mengatasi kerusakan,”ucap keduanya.

Mereka pun heran, di Kawangkoan punya sederet anggota DPRD Minahasa, bahkan punya wakil ketua DPRD Minahasa, tapi apa daya, hal itu nyatanya belum bisa dijadikan jaminan bahwa kehadiran wakil rakyat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, nyatanya hal itu cuma janji semata.

“Kami binggung, masakan para anggota Dewan yang terhormat juga tidak bisa menyelesaikan persoalan masyarakat yang sudah sangat parah ini,”papar keduanya. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment