Mendagri Minta Pilkada Serentak di Sulut Harus Berlangsung Aman dan Sukses

Reporter : | 29 Okt, 2015 - 5:12 pm WITA

Mendagri Tjahjo Kumolo, Pnj Gubernur Sulut DR. Sumarsono, Ketua TP. PKK Sulut Tri Rachayu, dan peserta rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak di Sulut

Mendagri Tjahjo Kumolo, Pnj Gubernur Sulut DR. Sumarsono, Ketua TP. PKK Sulut Tri Rachayu, dan peserta rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak di Sulut

SULUT, (manadotoday.co.id) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, memintakan, supaya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015 nanti, berlangsung aman dan sukses.

“Oleh karena itu, Penjabat Gubernur Sulut (DR. Sumarsono MDM), terus bangun koordinasi dengan stakeholders terkait terutama dengan unsur forkopimda Sulut hadapi Pilkada langsung 9 Desember mendatang,” ujar Mendagri saat melakukan tatap muka dengan Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM, jajaran Forkopimda Sulut, Sekprov Ir. S.R. Mokodongan, Bupati/Walikota, serta pejabat eselon II Pemprov Sulut, di Graha Bumi Beringin Manado, Kamis (29/10/2015).

Disampaikan Mendagri, walaupun persiapan menghadapi Pilkada serentak di Sulut dinilai masih dalam suasana aman, namun koordniasi wajib dibangun Gubernur, utamanya dengan sesama anggota Forkopimda Sulut.

“Apalagi, biasanya semakin dekat pelaksanaan Pilkada. Tensi politik akan semakin tinggi, karena itu sangat penting koodinasi ini, sehingga bisa meredam setiap gejolak politik yang timbul ditengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Mendagri berharap Gubernur bersama forkopimda terus memonitoring setiap perkembangan dan dinamika yang terjadi supaya dicermati dengan baik.

“Kalau ini (keamanan pilkada,red) terwujud, akan memperkuat pemerintahan kita. Kuncinya juga ada pada partai politik (parpol). Tugas parpol mempersiapan calon pemimpin baik kepala daerah maupun kepala negara,” tegasnya.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Sulut DR. Sumarsono MDM, melaporkan persiapan Pilkada di Sulut baik pilkada Gubernur maupun Bupati/Walikota di Tujuh Kabupaten/Kota.

Dikatakan Sumarsono, Pilkada Gubernur diikuti tiga pasangan calon (paslon), Kota Manado empat paslon, Kota Bitung tujuh paslon, Kota Tomohon, Bolmong Selatan, Bolmong Timur, Minahasa Selatan, masing-masing diikuti tiga paslon, dan Minahasa Utara diikuti empat paslon. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment