Cara Sederhana Rubah Kesehatan Anak Obesitas Secara Drastis

Reporter : | 28 Okt, 2015 - 6:20 pm WITA

Obesitas , gula

(foto: thestandarddaily.com)

ManadoToday – Menurut temuan studi baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas California San Francisco dan Universitas Touru California, hanya dengan mengurangi asupan gula, dapat membuat anak-anak obesitas jauh lebih sehat di berbagai aspek dalam waktu 10 hari saja!

“Gula adalah racun,” kata penulis studi Dr Robert Lustig, seorang endokrinologi pediatrik dari Universitas California San Francisco dikutip dari thestandarddaily.com.

Sudah jelas bahwa gula sangat berbahaya bagi sistem metabolisme kita – bukan karena kalori atau kenaikan berat badan. “Sebaliknya, gula adalah metabolisme yang berbahaya,” kata Dr Lusig.

Biasanya sindrom metabolik ditandai dengan kondisi seperti gula darah tinggi, tekanan darah tinggi dan kolesterol yang tidak alami – semua terjadi bersamaan dan secara signifikan meningkatkan risiko diabetes dan serangan jantung. Kondisi metabolik khas yang sebelumnya umum di kalangan orang dewasa sekarang cepat menyebar di kalangan anak-anak, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit liver berlemak non-alkohol.

Lustig dan rekan-rekannya mengumpulkan data dari 43 anak-anak Latin dan Afrika-Amerika antara usia 9-19 tahun yang obesitas dan setidaknya memiliki satu kondisi metabolik kronis. Tim menyiapkan kuesioner makanan untuk mendapatkan perkiraan akurat dari jumlah rata-rata kalori yang mereka makan per hari. Tim kemudian merancang menu khusus untuk masing-masing 43 anak dalam penelitian selama sembilan hari yang cocok dengan jumlah total kalori yang akan mereka makan secara normal.

Satu-satunya perbedaan dalam sembilan hari menu khusus adalah bahwa sebagian besar gula yang dikonsumsi anak-anak biasanya diganti dengan pati. Diet khusus membatasi asupan gula mereka dari 28% menjadi 10% dan fruktosa dari 12% menjadi 4% – tetapi jumlah lemak, protein, karbohidrat dan kalori yang biasa mereka konsumsi di rumah tetap dipertahankan.

Setelah hanya sembilan hari, para peneliti menemukan bahwa hampir semua aspek kesehatan metabolisme mereka membaik tanpa merubah berat badan mereka sama sekali.

“Semuanya menjadi lebih baik,” kata Lustig.

LDL atau “kolesterol jahat” berkurang sebanyak lebih dari 10 poin, trigliserida sebesar 33 poin dan tekanan darah diastolik 5mn. Kadar insulin berkurang lebih dari sepertiga dan glukosa darah turun 5 poin. Fungsi hati juga meningkat pesat.

“Kami mengeluarkan ayam teriyaki dan menggantinya dengan kalkun hot dog. Yoghurt manis digantikan dengan keripik kentang panggang. Serta kue diganti dengan bagel. Jadi tidak ada perubahan berat dan tidak ada perubahan kalori, “tambah Lustig.

Baca Juga :

Leave a comment