Utus Siswa Tak Libatkan Pemkot, Kepsek SMP Kristen Tomohon Minta Maaf

Reporter : | 23 Okt, 2015 - 2:36 pm WITA

SMP Kristen Tomohon , Rody D Tulung SPd, Haleluya Marching Band

Pj. Gubernur Sulut Sumarsono, ketika menemui siswa SMP Kristen Tomohon yang ‘terlantar’ di Jakarta

TOMOHON, (manadotoday.co.id) – Berangkatkan siswa mengikuti lomba di luar daerah tanpa melibatkan pemerintah kota, Kepala SMP Kristen Tomohon Rody D Tulung SPd atas nama sekolah, siswa dan orang tua siswa meminta maaf.

”Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah kota dan walikota karena tidak kami libatkan dalam kegiatan,” kata Tulung.

Keberangkatan mereka ke Bandung Jawab Barat tambah Tulung, atas inisiatif paguyuban Orang Tua siswa yang tergabung dalam Haleluya Marching Band.

Diketahui, saat mengikuti lomba Marching Band di Bandung Jawa Barat, Marhing Band SMP Kristen Tomohon meraih prestasi dengan menggondol juara. Hanya saja, mengalami masalah saat akan kembali yakni dana untuk pembelian tiket.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi mengatakan, pendanaannya berasal dari paguyuban orang tua siswa dan tim yang dibentuk untuk keberangkatan. Namun tidak diketahui oleh pihaknya.

Namun menurutnya, persoalannya sudah selesai dan mereka akan pulang secara bergelombang.

”Yang pasti sudah tertanggulangi dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Ini menjadi pengalaman agar tidak terjadi di waktu mendatang,” tukas Mogi. (ark)

 

Baca Juga :

Leave a comment