Pemprov Sulut Minta PLN Cari Solusi Atasi Krisis Listrik di Sulut

Reporter : | 15 Okt, 2015 - 10:15 pm WITA

Ir. Siswa Rahmat Mokodongan,  PT. PLN Suluttenggo, Baringin Nababan,

Sekdaprov Sulut Ir. S.R. Mokodongan, ketika menerima kunjungan GM PLN Suluttenggo, Baringin Nababan

SULUT, (manadotoday.co.id) – Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) melalui Sekdaprov Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, minta pihak PLN dalam hal ini PT. PLN Suluttenggo, segera mencarikan solusi mengatasi permasalahan krisis listrik di Daerah Bumi Nyiur Melambai.

Permintaan Mokodongan tersebut, disampaikan langsung kepada GM PT. PLN Suluttenggo Baringin Nababan, ketika melakukan pertemuan di kantor gubernur Sulut, Kamis (15/10/2015).

“PLN harus berupaya mencarikan solusi terbaik mengatasi krisis listrik yang terjadi di daerah ini. Sebab, akibat dari pemadanam yang terjadi selama ini, sudah banyak masyarakat yang mengeluh ke Pemprov Sulut, terutama para pelaku usaha dan kalangan industri,” tegas Mokodongan.

Pada pertemuan itu, Mokodongan pun siap untuk memfasilitasi pihak PLN Suluttenggo, untuk menyampaikan masalah kelistrikan di Sulut ke Direktur Utama PLN di Jakarta.

Sementara Baringin Nababan dalam penjelasannya, menyatakan, mulai Kamis hari ini, PLN Suluttengo telah mendapat suplay energi listrik setelah selesainya perbaikan beberapa unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di beberapa wilayah di Sulut.

“Mudah-mudahanri hasil perbaikan PLTD di beberapa lokasi di wilayah Sulut ini, sedikitnya akan mengurangi pemadaman listrik yang terjadi,” katanya.

Ia menambahkan, pihak PLN juga mengundang Pemprov Sulut untuk melakukan peninjauan lokasi kerusakan di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Amurang.

Diketahui, sebelumnya lagi Penjabat Gubernur Sulut DR. Sumarsono MDM telah memanggil GM PLN Suluttenggo, menanyakan terkait terjadinya krisis listrik yang terjadi di Sulut. (ton)

Baca Juga :

1 comment

  1. Imelda mengatakan:

    Ketika pantai jln boulevard mdo belum di reklamasi, sangat jarang sekali listrik padam. Namun setelah bermunculan mall dan hotel2 serta perumahan saat ini, hampir setiap hari listrik padam 5-10 jam sehari, yg diikuti juga dgn tersendatnya air pdam ke rumah2 (mati bergilir) dgn alasan listrik padam. Padahal klo mau jujur PLN seharusnya semakin banyak pelanggan (mall, hotel, perumahan) tentunya semakin banyak pendapatan pemasukan yg bisa digunakan untuk perbaikan mesin/genset yg rusak atau beli genset baru, sehingga semakin hari pelanggan listrik tidak perlu hidup dalam kegelapan.
    Kami ingin PLN jangan selalu berdalih ketika rakyat kecil harus terkena giliran pemadaman yg tidak jelas sementara di rumah2 pejabat didaerah tertentu terang benderang tanpa pemadaman. PLN harus jujur !! Segera hidupkan kembali listrik di rumah2 kami !!

Leave a comment