TPA ‘Bayangan’ Menjamur di Minahasa Tenggara

Reporter : | 15 Okt, 2015 - 2:12 pm WITA

RATAHAN, (manadotoday.co.id) – Pengelolaan sampah di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) belum maksimal. Pasalnya, masih banyak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bayangan atau buang sampah yang tidak pada tempatnya. Kondisi ini disebabkan, kesadaran masyarakat akan sampah sangat minim, ditambah dengan minimnya armada sampah seperti kontainer atau bak penampung sampah.

“Banyak sampah-sampah yang kita lihat di bibir-bibir jalan. Melihat infrastruktur yang sangat maju pesat, sebaiknya disertakan dengan mempercantik wajah Mitra, salah satunya dengan kebersihan,” ujar Erik Lagihang, warga Pasan

Dia mencotohkan, sejumlah TPA bayangan seperti ruas jalan Kawasan Gunung Potong serta ruas jalan Liwutung-Tababo. Di situ banyak sampah rumah tangga yang sengaja dibuang.

“Seperti di Kawasan Gunung Potong, Pangu. Banyak sampah dibuang pada jurang dekat perbatasan Mitra dengan Minahasa. Ini menimbulkan ketidaknyaman masyarakat, serta pengangkut sampah juga kesulitan jika mengambil sampah di jurang itu. Ini juga perlu diingatkan sebab banyak masyarakat tetangga juga buang sampah di situ,” terangnya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Drs Robby Ngongoloy saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tengah berupaya untuk melakukan pengadaan sekaligus pengelolaan sampah yang baik.

“Kita memang masih sementara melakukan pembenahan. Ada beberapa fasilitas yang sudah akan ada. Di antaranya kontainer penampung sampah,” terang Ngongoloy.

Untuk pengadaan armada sampah katanya, baru prioritas Ratahan dan sekitarnya, serta lokasi pasar di semua wilayah Mitra.

”Sebenarnya TPA sudah ada, tapi belum berfungsi maksimal karena harus membenahi infrastruktur pendukung. Kita upayakan akan berfungsi dalam waktu dekat,” tukas Ngongoloy. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment