Taukah Anda Jika Google Dapat ‘Merusak’ Memori Manusia

Reporter : | 08 Okt, 2015 - 2:25 pm WITA

Google , amnesia digital,

(foto: PA)

ManadoToday – Ada kekhawatiran ketidaksabaran yang memicu ‘amnesia digital,’ yang berarti kita mengandalkan internet untuk mencari jawaban, tapi dengan mudah melupakan informasi yang dengan cepat kita cari secara online.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa ketika kita dihadapkan dengan pertanyaan, lebih dari sepertiga orang secara otomatis mencari jawabannya di Google, tanpa mencoba untuk mengandalkan jawaban sendiri.

Studi juga memperingatkan bahwa seperempat orang dengan cepat melupakan informasi yang mereka googling.

Studi internasional, yang melibatkan 6.000 orang berusia 16 keatas, dilakukan oleh perusahaan keamanan digital, Kaspersky Lab.

Dalam studi, terungkap 36 persen orang mengatakan mereka mencari informasi dengan Google sebelum mencoba untuk mengingat jawabannya sendiri, dengan persentase meningkat menjadi 40 persen bagi mereka yang berusia 45 tahun keatas.

Ada kemungkinan bahwa para pengguna ini mungkin meragukan keakuratan memori mereka, atau mungkin tidak sabar untuk mendapatkan jawaban yang benar secepat mungkin, kata laporan dikutip dari Mail Online.

Demikian pula, 24 persen mengaku mereka akan melupakan jawaban yang mereka temukan dari google, dan angka ini meningkat menjadi 27 persen pada mereka yang berusia 45 tahun keatas, dengan 12 persen berasumsi bahwa informasi akan selalu berada di google jadi tidak perlu untuk menghafalnya.

Dorongan untuk mencari informasi dengan cepat, dikombinasikan dengan keengganan untuk mengingat, memiliki dampak untuk memori jangka panjang kita, karena gagal untuk memanfaatkan informasi yang disimpan dalam ingatan, kita pada akhirnya dapat dengan mudah melupakan informasi berharga yang didapatkan.

Penelitian sebelumnya telah berulang kali menunjukkan bahwa secara aktif mengingat informasi adalah cara yang sangat efisien untuk membuat memori permanen.

Sebaliknya, secara pasif mengulangi informasi (misalnya dengan berulang kali melihat itu di internet) tidak membuat memori bertahan lama.

Berdasarkan penelitian ini, dapat dikatakan bahwa tren mencari informasi sebelum mencoba untuk mengingat, mencegah penumpukan memori jangka panjang.

Baca Juga :

Leave a comment