Orang Dengan Penyakit Mental Harus Dirawat Bukannya Didiskriminasi

Reporter : | 06 Okt, 2015 - 11:16 pm WITA

ManadoToday – Minggu Kesadaran Penyakit Mental (4 sampai 10 Oktober) adalah kesempatan yang baik untuk diketahui secara rinci apa sebenarnya penyakit mental dan bagaimana stigmatisasi yang membuat masalah ini menjadi rumit. Juga, apa yang dapat dilakukan untuk membantu mereka yang menghadapi penyakit mental.

Lebih dari seperempat orang Amerika dan 20% dari anak-anak menderita beberapa jenis penyakit mental. Sekitar 18% dari orang dewasa Amerika mengalami beberapa jenis gangguan kecemasan dan hampir 7% menderita depresi setiap tahun.

Para ahli telah menegaskan bahwa kebanyakan orang dengan penyakit mental dapat menjalani hari mereka dengan baik. Hanya ada satu dari 25 orang dewasa yang mengalami kondisi sangant parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.

Karena stigma yang terkait dengan penyakit mental, banyak orang dengan masalah ini takut mencari bantuan atau bahkan mengakui bahwa mereka memiliki masalah. Stereotip dan cakupan baru mengatakan bahwa orang yang sakit mental lebih mungkin untuk melekukan kekerasan.

Baru-baru ini, terjadi penembakan di Oregon, AS, media menyatakan bahwa pelakunya adalah orang dengan penyakit mental.

Penting untuk memahami bahwa orang dengan penyakit mental harus mendapat perawatan, bukannya diskriminasi. Hanya setengah dari anak-anak dengan penyakit mental mendapat pengobatan setiap tahun, Institut Nasional untuk Kesehatan Mental Amerika melaporkan. Ada banyak hambatan untuk menerima perawatan yang tepat, termasuk kurangnya layanan dan biaya. Mengakhiri stigma merupakan tantangan besar bagi pemerintah.

Baca Juga :

Leave a comment