Bahaya Dibalik Penggunan Kertas Toilet Daur Ulang

Reporter : | 24 Sep, 2015 - 9:20 pm WITA

ManadoToday – BPA adalah bahan kimia yang mengganggu sistem endokrin dan benar-benar meniru hormon estrogen pada wanita. Hal ini dapat menyebabkan ketidaksuburan dan terjadinya endometriosis pada wanita dewasa.

Bahkan yang lebih mengkhawatirkan adalah kenyataan bahwa paparan bisphenol A (BPA) dihubungkan dengan perubahan neurologis, dan bahkan perubahan dalam kelenjar prostat janin dan bayi baru lahir.

BPA merupakan senyawa beracun yang ditemukan di sebagian besar barang-barang plastik. Di AS, banyak negara yang melarang penggunaan BPA dalam produk bayi: botol bayi, mainan, dot, dan hal-hal lain yang dimasukkan dalam mulut bayi.

Selain itu, plastik yang digunakan untuk meyimpan makanan juga banyak yang mengandung bisphenol, dan bahkan beberapa kaleng dilapisi dengan plastik yang mengandung bisphenol A. Botol air, tas, piring plastik, dan masih banyak lagi. Kertas toilet daur ulang mungkin mengandung BPA.

Dikutip dari naturalhealingmagazine.com, ternyata bahan yang digunakan untuk membuat kartu kredit, dan barang-barang lain yang menggunakan kertas termal untuk pencetakan digunakan untuk membuatĀ  kertas toilet daur ulang. Sayangnya, sebagian besar kertas termal mengandung BPA.

Meskipun BPA bukan komponen yang digunakan secara langsung untuk membuat kertas toilet daur ulang, produksinyalah yang mengkhawatirkan, karena air limbah beracun diperoleh dalam proses tersebut.

Baca Juga :

Leave a comment