Lima Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Orang-orang Beriman

Reporter : | 23 Sep, 2015 - 2:45 pm WITA

Kesehatan , ibadah,

(foto: pixabay)

ManadoToday – Berolahraga dan makan makanan sehat setiap hari ternyata bukan satu-satunya faktor Anda bisa sehat, rajin membaca kitab suci dan pergi ke tempat ibadah ternyata juga memiliki dampak yang besar bagi kesehatan.

Menurut health.com, ini lima cara agama atau spiritualitas terbukti bermanfaat bagi kesehatan pikiran dan tubuh Anda.

Menurunkan tekanan darah

Sebuah studi pada tahun 1998 menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua dan aktif dalam kegiatan agama, memiliki 40% lebih kecil kemungkinan untuk memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif. Para peneliti dari Universitas Duke mengukur tekanan darah dari hampir 4.000 peserta, dan mensurvei partisipasi keagamaan mereka, dan hasil positif bagi orang-orang ini dan para peneliti tidak tahu mengapa.

Lebih menikmati kehidupan

Orang religius melaporkan lebih bahagia dengan kehidupan mereka dibandingkan dengan mereka yang non-religius. Menurut sebuah studi yang dilakukan American Sociological Review pada tahun 2010, ini mungkin karena kehadiran di gereja secara teratur menyebabkan ikatan sosial yang kuat dalam jemaat. Dengan kata lain, orang percaya cenderung memiliki lebih banyak teman!

Tahan banting dalam menghadapi masalah

Ketika orang menderita kanker stadium lanjut, agama sebenarnya dapat memperpanjang hidup mereka, menurut sebuah studi pada 2009 yang diterbitkan di Journal of American Medical Association. Para peneliti mewawancarai 345 pasien kanker stadium akhir, dan menilai spiritualitas mereka. Sebagian besar pasien -88% – yang religius, menunjukan kayakinan untuk sembuh selama proses pengobatan. 1,8% yang tidak memiliki kepercayaan diantara mereka berada pada tingkat terendah.

Sistem kekebalan tubuh yang sehat

Mereka yang aktif dalam keagamaan setidaknya memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat. Studi 1997 yang dilakukan Universitas Duke mengamati 1.718 orang dewasa yang lebih tua, dan menemukan bahwa peserta yang sangat spiritual memiliki tingkat tinggi interleukin 6, sebuah protein inflamasi dalam sistem kekebalan tubuh yang terkait dengan kanker tertentu, penyakit autoimun, dan beberapa infeksi virus.

Umur yang lebih panjang

Akhirnya, menghadiri layanan keagamaan lebih dari sekali seminggu telah dikaitkan dengan tambahan tujuh tahun kehidupan, dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah pergi ke tempat ibadah. Studi pada 1999 menemukan bahwa melewatkan ibadah memiliki risiko 1,87 kali lebih besar kematian dibandingkan mereka yang rajin beribadah. Para peneliti berteori banyak manfaat sosial dari komunitas agama yang dapat membantu seseorang tetap sehat.

Baca Juga :

Leave a comment