NASA Menjelaskan Apa yang Terjadi Pada Kotoran Astronot Saat di Ruang Angkasa

Reporter : | 17 Sep, 2015 - 9:29 pm WITA

NASA , Scott Kelly, Kotoran Astronot

Astronaut Scott Kelly (tengah) (foto: nycity.today)

ManadoToday – NASA telah merilis infographic yang menjelaskan apa yang terjadi dengan kotoran astronot ketika mereka di ruang angkasa. Inforgraphic ini berjudul ‘What will happen to Astronaut Scott Kelly’s body during his #YearInSpace?’

Scott Kelly, astronot NASA, sedang melakukan misi 365 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Ini merupakan bagian dari projek ‘Year in Space’, selama misi, Kelluy ditemani kosmonot Mikhail Kornienko. Projek ini bertujuan untuk mempelajari apa yang terjadi pada tubuh manusia saat berada di ruang angkasa. Selama misi, Kelly berbagi pengalamannya lewat Twitter.

Huffington Post melaporkan bahwa kotoran astronot yang dibuang dan ‘akan terbakar di atmosfer, tampak seperti bintang jatuh’.

Huffington menulis, “Menurut grafik, dia [Kelly] akan membuat banyak bahan untuk bintang jatuh. Dia menghasilkan sekitar setengah pon kotoran sehari, atau 180 pon selama tahun di ruang angkasa”.

NASA juga menyebutkan bahwa Kelly, selam 365 hari di ruang angkasa, akan menghasilkan 730 liter urine dan keringat yang kemudian akan didaur ulang agar dapat diminum.

Selain kotoran dan urine, beberapa fakta menarik tentang Kelly adalah bahwa astronot itu akan melihat 10.944 matahari terbit dan terbenam sedangkan orang di Bumi hanya dapat melihat 684 kali per tahun.

Kelly harus berolahraga lebih dari 700 jam selama misinya agar tetap fit dan menjaga tulang, otot dan hati tetap kuat, yang berarti dia berolahraga sekitar dua jam setiap hari.

Baca Juga :

Leave a comment