Kebakaran Lahan di Minsel Mulai Dekati Wilayah Pemukiman, Warga Khawatir

Reporter : | 16 Sep, 2015 - 11:14 am WITA

Kebakaran Lahan,  jago merah, Kecamatan Amurang Barat,

Kebakaran Lahan di Minsel Mulai Dekati Wilayah Pemukiman, Warga Khawatir

AMURANG, (manadotoday.co.id) – Kebakaaran lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, pada musim kemarau ini, membuat sejumlah warga khawatir. Pasalnya, kebakaran lahan kebun yang terjadi saat ini, mulai mendekati wilayah pemukiman yang berpotensi mengancam rumah warga dari amukan si jago merah. Semisal di Kelurahan Bitung, Rumooong Bawah dan sejumlah Desa di Kecamatan Amurang Barat, dimana lokasi kebakaran lahan sudah sangat dekat dengan pemukiman warga.

“Pastinya, kami merasa was-was jangan sampai kebakaran di areal perkebunan, merembet ke wilayah pemukiman, apalagi lokasi kebakaran lahan sudah sangat dekat dengan wilayah pemukiman,” ujar Medy Lokey salah satu warga Rumoong Bawah Kecamatan Amurang Barat.

Sama halnya dengan Vendy L warga Kelurahan Bitung, yang juga mengaku kawatir dengan kebakaran lahan yang sudah sangat dekat dengan wilayah pemukiman, terlebih mobil pemadam kebakaran yang disiagakan di lokasi kebakaran lahan hanya satu unit sehingga dinilai tidak sepadan dengan besarnya areal lahan perkebunan yang terbakar. “Sebagai langkah pencegahan agar kebakaran lahan tidak merembet ke wilayah pemukiman, sebaiknya ada tambahan armada mobil kebakaran,” katanya.

Sebelumnya Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu,di berbagai kesempatan dengan warga, mengingatrkan agar dalam menghadapi musim kemarau warga dapat berperan aktif melakukan langkah pencegahan sehingga kebakaran lahan dapat diminmalisir, salah satunya dengan tidak membuang puntung rokok yang masih dalam keadaan menyala, secara sembarangan di areal perkebunan.

“Dan kepada aparat pemerintah Kecamatan, Kelurahan/Desa serta instansi terkait agar berkoordinasi dan melakukan langkah antisipasi sehingga kebakaran lahan dapat dicegah dan tidak merembet ke areal pemukiman,” tukasnya. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment