ISIS Berencana Ambil Alih Dunia Pada Tahun 2020

Reporter : | 10 Agu, 2015 - 3:13 pm WITA

ISIS , rencana isis,

(foto: mirror.co.uk)

ManadoToday – Sebuah peta mengungkapkan rencana ISIS untuk mengambil alih dunia pada tahun 2020. Tujuan kelompok teroris ini untuk lima tahun kedepan adalah mengontrol Timur Tengah, Afrika Utara dan sebagian Eropa.

Wartawan BBC Andrew Hosken yang adalah penulis buku baru Empire of Fear: Inside the Islamic State, yang didalamnya disertakan peta daerah yang rencananya akan diambil alih oleh ISIS.

ISIS memiliki hingga 50.000 anggota serta kas dan aset yang bernilai hampir £ 2 miliar, sebagian berkat kontrol ladang minyak dan gas di Irak dan Suriah.

Mereka telah mengejutkan dunia dengan kebiadaban mereka dan bertanggung jawab atas pembantaian 38 wisatawan di Tunisia pada bulan Juni.

Hosken mengatakan dikutip dari mirror.co.id, Senin (10/08/2015): “Mereka ingin mengambil alih semua apa yang mereka lihat sebagai dunia Islam. Begitu mereka memiliki khalifah, mereka berencana untuk berbalik melawan seluruh dunia. Mereka membayangkan seluruh dunia berada di bawah kekuasaan mereka.”

Dia mengatakan kepada Daily Record: “Mereka memiliki 60 negara yang melawan mereka, termasuk Amerika Serikat dan Rusia, sehingga orang-orang akan berpikir bahwa sangat tidak mungkin.

Meskipun ISIS terkesan sebagai organisasi teroris yang baru, namun mereka sudah ada sejak dulu.

Hosken mengungkapkan dalam bukunya bahwa Abu Musab al-Zarqawi, adalah yang mendirikan kelompok teroris yang nantinya akan menjadi ISIS, pada tahun 1996 dijelaskan program ‘tujuh langkah’ yang akan menyebabkan kemenangan bagi Muslim pada tahun 2020.

Dengan kampanye serangan udara gagal untuk menghentikan amukan brutal ISIS, David Cameron yang adalah Perdana Mentri Inggris diperhadapkan dengan keputusan untuk mengirim pasukan darat ke Irak dan Suriah.

Tapi Hosken memperingatkan: “Dilihat dari rencana ‘tujuh langkah’, ISIS akan sangat senang jika kita menyerang menyerang mereka dengan tentara.

“Akan ada seruan bagi umat Islam di seluruh dunia untuk datang dan bergabung dengan mereka.

“Mereka berpikir banyak umat Islam di seluruh dunia akan melihat itu sebagai ‘Muslim telah diserang’ dan akan bergabung dengan ISIS. Bagi mereka itu akan menjadi perekrutan besar. Ini adalah apa yang mereka inginkan.”

“Tapi pada saat yang sama, ada orang-orang yang mengatakan jika kita tidak masuk, kita akan dijebak oleh ISIS karena serangan udara tampaknya tidak bekerja.

“Kita berada di ujung dilema.”

Baca Juga :

Leave a comment