Pemprov Sulut Gelar Halal Bihalal

Reporter : | 29 Jul, 2015 - 11:12 pm WITA

SULUT, (manadotoday.co.id) – Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) menggelar acara Halal Bihalal dalam rangka hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah, di Manado Convention Center, Rabu (29/7/2015). Kegiatan acara halal bihalal dengan pimpinan SKPD, pegawai negeri sipil, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi sosial, dan kemasyarakatan se Sulut ini, dihadiri langsung Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS). SHS dalam sambutannya, mengatakan halal bihalal ini menjadi budaya bangsa Indonesia, yang diikuti semua golongan agama, sama seperti perayaan natal dan tahun baru.

“Khususnya di Sulut kerukunan antar umat beragama benar benar dibina dengan tulus oleh semua warga Sulut. Hormat menghormati antar umat menjadi milik kehidupan masyarakat, toleransi selalu terjaga dengan baik,” ujarnya.

Lanjut SHS, dirinya memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tokoh agama yang membina hubungan baik antar sesama, para pemimpin organisasi muslim yang selama ini membaur bersama, menjunjung pluralisme, sehingga kehidupan harmoni terbentuk dengan baik dan tulus.

Pada acara halal bihalal tersebut, SHS mengundang tokoh muslim nasional DR Alwi Sihab, yang merupakan utusan khusus Indonesia untuk organisasi kerjasama Islam dunia, guna melihat langsung kerukunan umat beragama di Sulut dan memberikan ceramah dalam acara halal bihalal.

Pada ceramahnya, Alwi Sihab memberi apresiasi kepada Gubernur Sarundajang karena eksistensi Sarundajang yang luar biasa dalam membangun hubungan rukun, harmonis dan plural antar sesama umat beragama di Sulut dan dibeberapa daerah seperti Maluku dan Maluku utara yang pernah dipimpin Sarundajang. Sulut menjadi daerah percontohan pluralisme negara Indonesia, karena terbukti di Sulut suasana rukun dan damai.

“Tak ada ekstimisme dan radikalisme di Sulut. Saya berharap kerukunan di Sulut dapat dipertahankan sehingga dunia melihat kedamaian yang sebenarnya,” terangnya.

Mantan menteri agama ini menambahkan, tradisi halal bihalal hanya dilaksanakan di Indonesia, tradisi ini juga harus terus dipelihara guna menjaga persatuan bersama hubungan antar manusia, kelompok dan masyarakat.

Turut hadir pada acara tersebut, Sekdaprov Sulut Ir. S. R. Mokodongan, jajaran Forkopimda Sulut, Pejabat Eselon II pemprov Sulut dan tokoh muslim beserta umat muslim. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment