Cara Ajarkan Anak Untuk Belajar Berbagi

Reporter : | 29 Jul, 2015 - 5:00 pm WITA

parenting, tips parenting,

(foto: pixabay)

ManadoToday – Mengajar anak-anak untuk dapat berbagi adalah tugas yang sulit. Tapi melakukannya secara bertahap dan menggunakan empati, orang tua dapat berhasil melakukannya, menurut Harvey Karp, MD, penulis The Happiest Toddler on the Block dikutip dari webdm.com.

Anak dan Keadilan

Kebanyakan anak-anak tidak memahami konsep “milik saya” dan “milik anda” sampai mereka berusia 3 tahun. Tapi balita, menurut Karp datang dengan rasa keadilaan bawaan, “meskipun biasanya tidak sejalan dengan orang dewasa. Dengan sebagian besar dari kita sekitar 50-50,” katanya. “Untuk balita sekitar¬† 90-10. Contohnya,” Kemari, saya akan mengambil 90% dan saya akan memberimu satu mainan kecil ini. ”

Langkah pertama, sebelum melompat untuk mendidik anak, yang perlu dilakukan adalah mengakui kebutuhan dan keinginan anak,” kata Karp. Anak-anak perlu tahu keinginan mereka dihargai dan dihormati.” Dan ketika anak anda berhasil berbagi mainan, hargai tindakan mereka dengan antusias.

“Kita semua lebih memperhatikan apa yang kita dengar,” kata Karp. Anak-anak akan menghargai pujian pihak ketiga.

Berbagi Strategi

Persiapan waktu bermain. Biarkan balita atau anak prasekolah anda  memilih beberapa harta mereka yang paling dicintai untuk disimpan sebelum anak-anak lain datang. Saudara, terutama saudara-saudara yang lebih tua, dapat memiliki beberapa mainan yang sesuai dengan umur mereka.

Membuat jelas. “Anak-anak mengerti apa yang anda inginkan jika anda menggunakan istilah ‘bergantian,'” kata Karp. Mereka telah belajar ‘bergantian’ saat melakukan “percakapan” dengan orang lain, katanya. Jelaskan bahwa semua akan mendapat giliran.

Berbicara. “Anda dapat melihat dan menunjukkan cara berbagi dalam kehidupan sehari-hari,” kata Karp. “‘Lihatlah orang itu. Dia berbagi roti dengan burung.'” Tunjukkan apa yang orang lain lakukan, Karp mengatakan, “cara yang efektif untuk menanam benih.”

Baca Juga :

Leave a comment