Banyak Minum Minuman Bersoda Meningkatkan Resiko Diabetes

Reporter : | 29 Jul, 2015 - 11:26 am WITA

Minuman Bersoda, Diabetes, tips sehat

(foto: pixabay)

ManadoToday – Tidak peduli apakah tubuh anda langsing atau gendut, jika anda minum banyak soda manis atau minuman manis lainnya, anda lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes tipe 2, analisis baru mengungkapkan.

Sampai saat ini, para ahli kesehatan telah berpikir bahwa minuman manis dan diabetes tipe 2 terhubunga karena gula mendorong berat badan, dan lemak tubuh memberikan kontribusi untuk resistensi insulin, yang mendahului diabetes.

Tapi studi ini menghapus berat badan sebagai faktor, dan menemukan bahwa setiap porsi harian minuman manis meningkatkan risiko setiap orang mendapatkan diabetes tipe 2 sebesar 13 persen selama 10 tahun.

Diabetes tipe 2 mengganggu cara tubuh mengubah gula dari makanan menjadi bahan bakar, dan itu menyebabkan masalah serius jika tidak ditangani. Satu kaleng Coca-Cola mengandung 39 gram gula, setara dengan 9,75 sendok teh gula.

Banyaknya gula yang dikonsumsi sekaligus menyebabkan lonjakan gula darah, yang dari waktu ke waktu dapat meningkatkan resistensi insulin bahkan pada orang yang memiliki berat badan normal, kata pemimpin penulis Fumiaki Imamura, seorang peneliti senior di MRC Epidemiology Unit di University of Cambridge School of Clinical Medicine in England dikutip dari webdm.com.

“Tubuh kita mampu mengatasinya, tetapi efek kumulatif dari waktu ke waktu membuat lelah fungsi tubuh dan menyebabkan timbulnya diabetes,” kata Imamura.

Kesimpulan ini didasarkan pada data dari 17 studi observasional sebelumnya, yang dikombinasikan peneliti untuk menciptakan keompok dari lebih dari 38.200 orang.

Karena ini bukan uji klinis, temuan tidak dapat dianggap sebagai pembuktian hubungan langsung antara minuman manis dan diabetes tipe 2, American Beverage Association mencatat dalam sebuah pernyataan.

Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa satu porsi harian minuman bergula meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 18 persen selama satu dekade, tanpa menghitung berat badan.

Namun, setelah memperhitungkan berat badan, risiko diabetes tipe 2 berhubungan dengan minuman manis hanya turun menjadi 13 persen.

Baca Juga :

Leave a comment