Merokok Dikaitkan Dengan “Gangguan Mental”

Reporter : | 27 Jul, 2015 - 1:02 pm WITA

skizofrenia, Merokok, gangguan mental

(foto: pixabay)

ManadoToday – Orang dengan skizofrenia tiga kali lebih mungkin untuk merokok dibandingkan mereka yang tidak memiliki kondisi kesehatan mental, sebuah penelitian yang diterbitkan di Lancet Psychiatry mengatakan.

Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan gangguan proses berpikir dan tanggapan emosi yang lemah. Keadaan ini pada umumnya dimanifestasikan dalam bentuk halusinasi, paranoid, keyakinan atau pikiran yang salah yang tidak sesuai dengan dunia nyata serta dibangun atas unsur yang tidak berdasarkan logika, dan disertai dengan disfungsi sosial dan pekerjaan yang signifikan.

Para ahli di King College London mengatakan bahwa meskipun hubungan sebelumnya telah dicatat antara penggunaan tembakau dan psikosis, hanya sedikit penelitian yang meneliti kemungkinan bahwa merokok dapat menyebabkan skizofrenia.

Studi terdahulu telah melihat mengapa orang dengan kondisi psikotik merokok. Penjelasan termasuk keinginan untuk menghilangkan kebosanan atau tertekan dan keinginan untuk mengobati diri.

Untuk menjelajahi subjek lebih lanjut, peneliti mengulas 61 studi yang melibatkan hampir 15.000 pengguna tembakau dan 273.000 non-pengguna. Mereka menemukan bahwa 57% dari orang yang didiagnosis dengan skizofrenia untuk pertama kalinya adalah perokok.

Juga, orang yang didiagnosis untuk pertama kalinya tiga kali lebih mungkin untuk merokok daripada mereka yang tidak memiliki skizofrenia.

Alasannya adalah bahwa mungkin perokok berat meningkatkan kemampuan untuk memproduksi dopamin kimia di bagian otak. Dopamin diduga memainkan peran penting dalam pengembangan skizofrenia.

“Kelebihan Dopamin adalah penjelasan biologis terbaik yang kita miliki untuk penyakit psikotik seperti skizofrenia,” kata Robin Murray, profesor riset psikiatri di King College London dikutip dari webdm.com. “Ada kemungkinan bahwa paparan nikotin, dengan meningkatkan pelepasan dopamin, menyebabkan psikosis berkembang. ”

Para penulis mengatakan sulit untuk membuktikan dari penelitian yang tersedia, bahwa merokok tembakau benar-benar menyebabkan skizofrenia. Misalnya, mereka tidak dapat memfilter efek zat lain, seperti ganja.

Namun, sebagai tindakan pencegahan, salah seorang penulis Sameer Jauhar mendesak orang yang membantu pasien skizofrenia untuk mencoba mengajak mereka mengambil bagian dalam program berhenti merokok.

Baca Juga :

Leave a comment