Anak yang Gemar Menonton Film Remaja Cenderung Jadi Perokok

Reporter : | 20 Jul, 2015 - 6:09 pm WITA

keluarga, perenting, rokok, anak, remaja

(foto: pixabay)

ManadoToday – Orang tua yang melarang anak mereka untuk menonton film golongan R atau film untuk remaja, memiliki kemungkinan rendah untuk mulai merokok dan kurang kemungkinan untuk menjadi pencari sensasi, sebuah studi menunjukkan.

Para peneliti mengatakan temuan mereka berasal dari studi yang meneliti 6.522 anak-anak berusia berusia 10-14 tahun, menunjukkan bahwa orang tua dapat mengendalikan perilaku beresiko dengan secara ketat membatasi film golongan R.

Para peserta dalam penelitian ini dimonitor selama dua tahun untuk menentukan hubungan antara film golongan R, merokok, dan kecenderungan mencari sensasi.

Para peneliti menggambarkan mencari sensasi sebagai “kecenderungan untuk mencari sesuatu yang baru dan kompleks, dan sensasi intens dan pengalaman dengan cara mengambil resiko agar kemauannya bisa tercapai.”

Studi ini menunjukkan bahwa:

– 32% dari remaja mengatakan mereka tidak diizinkan untuk menonton film golongan R.

– Suatu hubungan ditemukan antara risiko yang lebih besar untuk merokok dan tingkat permisif orang tua yang mengijinkan anak mereka menonton film golongan R.

– Orang tua yang menerapkan pembatasan ketat bagi anak mereka pada film golongan R dapat menurunkan risiko merokok dan juga menurunkan kemungkinan mereka mencari sensasi.

– Banyak orang tua menjadi kurang ketat dari waktu ke waktu tentang apa yang anak-anak mereka tonton.

Para peneliti mengatakan temuan mereka “mendukung himbauan bagi orang tua untuk secara aktif memperhatikan media selama masa awal remaja.”Beberapa film dapat mengekspos anak untuk mengambil perilaku beresiko seperti merokok, atau menarik perhatian para pencari sensasi untuk mengambil kebiasaan itu, menurut para peneliti dikutip dari webdm.com.

“Banyak orang tua tidak terlalu memikirkan tentang pembatasan film remaja selama masa awal remaja, tapi hasil kami menunjukkan bahwa pembatasan adalah cara yang efektif untuk mengurangi risiko remaja untuk mulai merokok,” tulis para peneliti.

Para peneliti juga mengatakan anak-anak pencari sensasi dapat mempengaruhi orang tua mereka untuk memanjakan mereka agar dapat menonton film kesukaan mereka. Beberapa remaja mungkin bersikeras menonton film gologan remaja atau menontonnya tanpa izin orang tua. Pengawasan orangtua mungkin sangat penting bagi anak pencari sensasi karena mereka mungkin tidak mampu menahan godaan untuk menonton film yang tidak ditujukan pada mereka, para peneliti menulis.

Baca Juga :

Leave a comment