Jepang Sulap Lapangan Golf Jadi Perkebunan Panel Surya

Reporter : | 20 Jul, 2015 - 3:20 pm WITA

Surya, tokyo,  Kyocera

(foto: Kyocera)

ManadoToday – Revolusi energi terbarukan Jepang bertumbuh mulai dengan cepat setelah satu perusahaan baru-baru ini memulai rencana untuk menutupi sebuah lapangan golf dengan panel surya.

Setelah bencana nuklir Fukushima pada tahun 2011, sebanyak 50 reaktor nuklir Jepang telah ditutup. Jepang yang sebelumnya mengandalkan tenaga nuklir untuk memenuhi 25% dari kebutuhan energinya, Sekarang mencoba mengisi kekosongan dengan membakar batu bara dan gas.

Tapi Tokyo juga telah membuat upaya untuk meningkatkan produksi energi terbarukan, dengan mendorong investasi sektor swasta pada tenaga surya.

Raksasa elektronik Kyocera mengatakan awal bulan ini bahwa mereka memulai membuat perkebunan surya berkekuatan 23MW di sebuah lapangan golf di prefektur Kyoto.

Perkebunan ini mampu menghasilkan lebih 26,000MWh per tahun – cukup untuk menghidupkan 8.100 rumah.

Perusahaan multinasional ini juga mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya lain berkekuatan 92MW di lapangan golf di prefektur Kagoshima.

Lapangan-lapangan golf ini bermunculan di Jepang selama booming real estate yang terjadi pada tahun 1990-an dan 2000-an, namun gelembung ini pecah karena besarnya biaya perwatan yang harus dikeluarkan.

Lapangan-lapangan golf yang terlantar ini sekarang digunakan untuk proyek-proyek pembangunan kembali seperti perumahan, taman dan usaha komersial lainnya, termasuk pembangkit listrik tenaga surya.

Perkebunan surya Kyoto diharapkan mulai operasi pada bulan September 2017.

Baca Juga :

Leave a comment