Cara Mengendalikan Suasana Hati Anak Usia Taman Kanak-kanak

Reporter : | 09 Jul, 2015 - 4:41 pm WITA

parenting, tips parenting, anak

(foto: pixabay)

ManadoToday – Mereka mungkin tampak terlalu muda untuk memiliki banyak masalah, tapi anak usia Taman Kanak-kanak (TK) bisa mengalami stres. Ketika hal-hal berjalan sesuai keinginan, mereka tidak akan senang. Biasanya tentang teman-teman dan sekolah.

Ini menggoda mereka untuk mengobati kesedihan dengan es krim atau kue, menonto TV, atau bermain video game. Tapi ada cara yang lebih baik untuk mengubah kerutan kening menjadi senyum.

“Anda jangan membeli kebahagiaan anak anda. Anda harus memberi mereka keterampilan yang akan membantu mereka mengatasi kesedihan atau kemarahan,” kata Kristy vanMarle, PhD, asisten profesor ilmu psikologi di Universitas Missouri Columbia dikutip dari webdm.com.

Dari pada melakukan sesuatu yang menjurus pada hal-hal negatif, cobalah solusi sehat sebagai gantinya:

1. Bermain bersama-sama. Ketika anak anda marah tentang seorang teman di sekolah, habiskan waktu dengan mereka. “Anak-anak sagant berkembang pada kesensitifan, mereka peduli dengan perhatian yang diberikan orang tua mereka,” kata vanMarle. Ini memungkinkan mereka tahu bahwa mereka dicintai dan istimewa.

Salah satu cara terbaik untuk bermain adalah dengan melakukan sesuatu yang aktif. Berjalan-jalan atau naik sepeda bersama-sama. Ajarkan mereka bahwa beraktivitas dapat mengurangi stres dan membuat tubuh terasa lebih  baik.

2. Bicarakan. Anak dengan usia ini sering sulit menempatkan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan mereka. Mereka mungkin tidak dapat memberitahu ketika mereka “kecewa” atau “frustrasi.” Mereka hanya tahu bahwa mereka tidak bahagia.

Anda mungkin harus membantu mereka mengungkapkan perasaan mereka. Coba: “Sepertinya kau sedih karena Andi tidak duduk dengan anda saat makan siang.” Atau, “Aku yakin itu menyakiti perasaan anda ketika Ani tidak memilih anda untuk berkelompok.”

“Sebagai orang tua, penting untuk tidak meremehkan emosi anak-anak anda,” katanya. “Jika anak mengatakan mereka sedih, takut atau marah, penting untuk duduk dan berbicara tentang hal itu. Ini menyalurkan perasaan mereka dan membuat mereka menyadari bahwa mereka memiliki dukungan. ”

Kemudian, berbicara tentang apa yang dapat anak anda lakukan agar mereka dapat merasa lebih baik. Ajarkan mereka bahwa menggerakkan tubuh dapat membantu membuat mereka merasa lebih baik.
Kuncinya adalah mendengarkan dan berempati, kata vanMarle.

3. Beri mereka waktu untuk menyendiri. Anak-anak menghabiskan waktu mereka untu bermain dan kadang-kadang mereka membutuhkan suasana sunyi untuk mendatangkan ketenangan. Ini dapat membantu mereka untuk rileks dan tenang. Setelah anda berbicara, pertimbangkan membiarkan mereka memiliki beberapa waktu tenang.

Beristirahat sejenak bantu mereka belajar bagaimana menjadi mandiri, sehingga mereka tidak bergantung pada orang lain untuk merasa terhibur atau bersantai.

“Sangat penting bagi anak-anak untuk dapat duduk diam sesekali tanpa ganggaun, tanpa instruksi,” kata vanMarle. “Ini suatu keterampilan yang anda butuhkan untuk berkembang.”

4. Buat mereka agar dapat cukup tidur. Kadang-kadang anak rewel atau tidak merasa baik karena mereka lelah. Anak-anak usia sekolah usia 5 sampai 12 tahun perlu 10 sampai 11 jam tidur malam.

Untuk memastikan mereka melakukan ini secara teratur, atur rutinitas tidur yang menenangkan. Coba pembicaraan singkat tentang aktivitas mereka, mandi, dan kemudian membaca buku bersama-sama. Buat mereka pergi ke tempat tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

Ajarkan mereka bahwa tubuh mereka perlu tidur agar mereka memiliki energi untuk bermain dan bersenang-senang.

Baca Juga :

Leave a comment