Ketika Anda Tidak Menyukai Teman Anak Anda

Reporter : | 30 Jun, 2015 - 4:37 pm WITA

parenting, tips parenting, mengasuh anak

(foto: pixabay)

ManadoToday – Mungkin teman baru anak anda sedikit penggangu. Atau dia seorang “ratu lebah” yang hanya membuat anak anda sakit hati. Apa yang harus anda lakukan?

Seorang ibu dari anak kembar berusia¬† 11 tahun di California tidak berbasa-basi setelah anaknya pulang menangis setiap kali ia bermain dengan anak-anak tertentu, namun masih memohon untuk menginap dengan teman ‘penyiksa-nya’. “Saya mengatakan kepada anak saya anak itu bisa menyakiti dia, dia bukan orang yang cocok untuk anda,” katanya. “Jika mereka bermain bersama di sekolah, itu bisa. Tapi saya menghindari jam bermain. Saya tidak akan mengundang dia ke sini.” katanya dikutip dari webdm.com.

Ibu lain dari Midwest memilih pendekatan yang lebih rahasia ketika putri 9 tahunnya  mengancam untuk mengakhiri persahabatan ketika setiap permintaannya tidak dipenuhi. Alih-alih mengkritik anaknya itu, Ibu berbicara dengan putrinya tentang arti persahabatan Рbagaimana hal itu didasarkan pada kasih sayang dan kepercayaan.

Bersama-sama, mereka berdiskusi “bagaimana sesorang yang mengatakan hal-hal semacam itu sering karena takut kehilangan seseorang, sehingga mereka mencoba untuk memiliki kekuasaan atas orang lain. Saya pikir pendekatan dengan memberi saran membangun membantu anak saya mengabaikan ancaman-ancaman manipulatif. ”

Frank Frankel, PhD, penulis buku Friends Forever, berpikir pilihan terakhir adalah yang terbaik. Sementara dia memahami keinginan orang tua untuk campur tangan ketika persahabatan anak tampaknya tidak begitu baik, dia menyarankan untuk tetap diantara – setidaknya dari sudut pandang anak anda.

Anda ingin memberikan bimbingan, tapi “itu bisa berbahaya mengatakan pada anak apa yang harus dilakukan,” kata Frankel dikutip dari webdm.

Itu sebabnya Frankel menyarankan orang tua untuk mengambil percakapan sederhana dengan anak. “Bicara dengan anak anda saat di meja makan, meminta mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti mereka makan siang dengan siapa,” Frankel menyarankan.

“Jika anak anda condong menuju ke anak lain yang mempunyai masalah perilaku, saya tidak akan mengkritik anak itu. Jangan melarang persahabatan. Sebaliknya, menyarankan dia untuk bermain dengan anak-anak yang anda suka, mengatur kegiatan mereka dengan anak-anak yang orang tuanya anda percaya, dan mendorong anak untuk bergabung dengan klub di mana mereka akan memulai persahabatan baru. Setelah mereka mulai mengalami persahabatan sehat – tugas anda adalah memfasilitasi.

Baca Juga :

Leave a comment